Sabtu, 20 Jun 2026 02:04 WIB

Tanam Sayuran Hidroponik, Inovasi Kampung Edukasi Sampah di Sidoarjo

  • Penulis :
  • | Jumat, 11 Mei 2018 18:47 WIB
Warga menunjukkan tanaman sayuran dengan media hidroponik.
Warga menunjukkan tanaman sayuran dengan media hidroponik.

jatimnow.com -  Keterbatasan lahan di sekitar rumah, bukanlah hambatan dalam menanam sayuran. Kampung Edukasi Sampah RT 23, Kelurahan Sekardangan, Sidoarjo, tak mau tinggal diam dengan keterbatasan lahan itu, mereka pun berinovasi.

Para kader lingkungan ini melakukan inovasi dengan melakukan budidaya tanaman sayuran menggunakan media hidroponik.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Ketua RT 23 Sekardangan Edi Priyanto mengatakan menanam sayuran menggunakan media hidroponik tak hanya menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Namun, hasilnya juga tidak kalah bagusnya dengan sistem pertanian konvensional.

“Prinsip pertanian menggunakan hidropik ini adalah budidaya tanaman yang tidak lagi menggunakan tanah sebagai media tanam, tetapi memanfaatkan air yang telah diberi nutrisi untuk tanaman,” kata Edi di sela-sela menanam sayuran, Jumat (11/5/2018).

Menurut Edi, keunggulan budidaya hidroponik ini diantaranya media tanam yang digunakan bukan tanah, sehingga keadaan sayuran tanpa pestisida, lebih mudah memberi komposisi nutrisi atau makanan bagi sayuran yang tepat, sehingga nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan sayuran yang ditanam di media tanah.

Hasil tanaman sayuran hidroponik juga memiliki keunggulan lain diantaranya sayuran tetap bersih, lebih segar, renyah, bahkan kerap disantap sebagai lalapan untuk jenis selada tanpa kuatir mengandung zat kimia (pestisida).

Pembudidayaan sayuran menggunakan media hidroponik ini juga mengajarkan pemberdayaan kepada warga dan masyarakat di kampung edukasi sampah yang sebelumnya telah berhasil memilah dan mengolah sampah dengan benar.

“Budidaya hidroponik ini membutuhkan modal yang sedikit, proses perawatan relatif mudah, penggunaan pada lahan terbatas. Disamping itu, memberikan manfaat ekonomi warga di lingkungannya, karena warga tidak perlu lagi beli sayur ke pasar,” ujarnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Edi menambahkan, Kampung Edukasi Sampah RT 23 Sekardangan, Sidoarjo, sebelumnya telah dinobatkan oleh Bupati Sidoarjo sebagai kampung terinovatif di Sidoarjo.

Saat ini, telah membudidayakan beberapa jenis sayuran, seperti pokcoy, sawi, bayam, kangkung. Berbagai jenis tanaman sayuran bisa ditanam menggunakan media hidroponik, diantaranya aneka macam sawi putih, sawi pahit, pakcoy, aneka jenis selada, pagoda, kangkung, bayam serta beberapa jenis sayuran lain.

“Penghargaan atas budidaya sayuran menggunakan hidroponik ini telah berhasil menyabet juara pertama dalam satu kompetisi lomba budidaya sayuran menggunakan media hidroponik yang diselenggarakan oleh Pipa Power PVC Sidoarjo 2018,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia memprediksi ke depannya hidroponik menjadi sebuah usaha budidaya sayuran di masa depan. Apalagi, pola pikir masyarakat mulai berubah yang kebanyakan menuntut produk pangan sehat dan higienis, tanpa terkontaminasi pupuk dan pestisida kimia.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.