Minggu, 21 Jun 2026 03:17 WIB

Dipulangkan dari Jember, TKA China Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi

Tenaga kerja asing (TKA) China Mr Cui Changqing yang bekerja di Jember diamankan di Bandara Banyuwangi
Tenaga kerja asing (TKA) China Mr Cui Changqing yang bekerja di Jember diamankan di Bandara Banyuwangi

jatimnow.com - Tenaga kerja asing (TKA) China Mr Cui Changqing yang bekerja di sebuah pabrik di Jember merusak fasilitas milik Bandara Banyuwangi. Polisi bakal berkirim surat kepada Kedutaan Besar China di Jakarta.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengaku telah mengamankan Mr Cui Changqing. Kini, aparat kepolisian juga tengah melakukan penyidikan.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Kami bersama dengan Kantor Imigrasi Jember akan menghubungi kedutaan China. Kita berkirim surat atas warganya yang sudah kita amankan karena merusak fasilitas bandara," ujar Arman Asmara, Kamis (28/5/2020).

Pada Senin (25/5/2020), sebanyak 150 TKA asal China yang bekerja di pabrik semen di Jember dipulangkan ke negara asalnya. Namun 4 TKA di antaranya gagal berangkat lantaran tidak memiliki dokumen yang lengkap.

Baca juga:  Seorang TKA asal China di Jember Menolak Dipulangkan

Mereka menumpangi maskapai Batik Air charter flight repartriasi WNA dengan nomer flight ID 8591 rute Banyuwangi-Jakarta dan menuju Guangzhou, China.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Fasilitas Bandar Banyuwangi yang dirusak TKA ChinaFasilitas Bandar Banyuwangi yang dirusak TKA China

Cui Changqing tercatat sebagai pekerja PT Sinoma Engineering, Jember itu juga sempat mengamuk dan masuk ke kolong bus pariwisata. Belakangan diketahui Mr Cui meminta hak-haknya dipenuhi perusahaan.

Dari itu, polisi menduga alasan tersebut menjadi pemicu Mr Cui kesal dan merusak fasilas Bandara Banyuwangi hingga diamankan sekitar pukul 19.00 Wib, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Masih kita periksa," jelas Alumni AKPOL Tahun 1997 itu.

Menurut Arman, pada saat negosiasi berlangsung, Mr Cui sempat meminta kepada kepolisian untuk dipertemukannya dengan Kedubes China di Jakarta.

"Memang (dia) meminta, tapi kita tak memiliki wewenang. Karena tidak ada tindak kriminal yang dilakukan dia. Begitu ada tindak kriminal baru kita lakukan pengamanan," unkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.