Jumat, 12 Jun 2026 02:37 WIB

Wabah Virus Corona

Lapor Via Online, Warga Banyuwangi Dapat Bantuan Sembako

Laporan online warga Banyuwangi untuk mendapat bantuan sosial
Laporan online warga Banyuwangi untuk mendapat bantuan sosial

jatimnow.com - Masyarakat yang melapor melalui sistem bantuan sosial Pemkab Banyuwangi secara online bisa mendapatkan bantuan sembako.

Warga bisa mendaftarkan dirinya sendiri atau orang lain yang dinilai layak namun belum menerima bantuan apapun.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Salah seorang warga Kecamatan Genteng, Ali Muchsin, penjual sayur dari hasil kebunnya sendiri mengaku jika pendapatannya menurun drastis sejak pandemi Covid-19.

"Pendapatan turun. Istri saya mendengar program pelaporan online ini. Lima hari lalu dia mendaftarkan saya, dan Alhamdulillah disetujui. Dan kemarin kami terima bantuannya," kata Ali, Kamis (21/5/2020).

Nurul Afianti, warga lainnya, juga bersyukur pada sistem pelaporan online. Ia mengaku, pemasukan keluarga dari usaha warungnya juga menurun.

"Saya coba melapor lewat program ini empat hari yang lalu, Alhamdulillah sekarang sudah menerima bantuan," kata Nurul.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan hingga 21 Mei, ada 5.500 warga yang melapor online. Tapi sekitar 1.000 orang tertolak otomatis karena ketika disilangkan nomor induk kependudukannya (NIK), terdeteksi sudah mendapat bantuan.

Baca Juga: Rangkul Warga Sekitar, DWP UIN KHAS Jember Salurkan Bantuan Jelang Iduladha

Misalnya, ada anak mengusulkan dirinya, tetapi bapaknya sudah tercatat di sistem Smart Kampung sebagai penerima BST Kemensos, otomatis tertolak. Karena sistem terintegrasi satu keluarga.

"Maka sekarang ada 4.500 pelapor yang diverifikasi. Ada yang sudah tuntas, seperti kemarin disalurkan ke 418 orang untuk Kecamatan Genteng. Hari ini 200 orang untuk kecamatan kota, terus lanjut besok kecamatan lain," ujarnya.

Anas menambahkan, distribusi bantuan dari pelaporan online ini dibagi dalam tahap-tahap pengiriman yang di kluster per kecamatan. Karena tidak mungkin dikirim satu per satu setiap hari.

"Jadi langsung dalam sehari, kita distribusikan sekian ratus paket biar efektif dan efisien. Maka bisa jadi yang melapor 7 hari lalu, waktu menerima sembakonya bareng dengan yang baru melapor 4 hari," ujarnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sejak pertengahan Mei, Banyuwangi membuka pelaporan online untuk mengakomodasi warga terdampak yang belum dapat bantuan. Total ada 269.000 keluarga penerima bansos dari pusat, provinsi, sampai kabupaten.

"Namun karena dampak pandemi ini dinamis dari hari ke hari, maka warga terdampak yang belum menerima bantuan bisa mengakses pelaporan online. Bisa mendaftar sendiri, bisa mengusulkan orang lain. Untuk jalur konvensional, bisa lapor ke kantor desa, kelurahan, kecamatan," jelas Anas.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.