Selasa, 16 Jun 2026 11:23 WIB

Polisi Sebut Ada Saksi Kunci dalam Ledakan Petasan di Ponorogo

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto saat berada di lokasi ledakan petasan
Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto saat berada di lokasi ledakan petasan

jatimnow.com - Polisi memeriksa 9 orang saksi dalam peristiwanya meledaknya petasan di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo yang menewaskan satu orang dan melukai 8 warga.

"Ada 9 orang saksi yang sudah kami periksa. Saksi tersebut merupakan warga yang diduga mengetahui meledaknya petasan di rumah Lamidi," ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurut Arief, 9 orang itu adalah warga yang ada di sekitar lokasi, mulai dari ketua RT hingga perangkat desa. Juga warga sekitar lokasi ledakan.

Arief menambahkan, dari hasil identifikasi dan olah TKP, diamankan beberapa barang bukti di antaranya kaleng cat semprot sebagai media bubuk petasan yang meledak, serbuk petasan, selongsong petasan sebanyak dua dus, balon udara serta sebuah obeng.

Baca juga:  

"Dugaan awal serbuk petasan yang ditaruh di kaleng cat semprot coba diledakkan, karena tidak berhasil oleh korban ditekan dengan obeng. Karena tekanan itu akhirnya meledak dan mengenai sembilan korban, bahkan yang pegang obeng meninggal karena paling dekat," terang Arief.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Menurutnya, ini merupakan media baru untuk pembuatan petasan. Akibat kejadian tersebut, dari 9 korban, satu di antaranya tewas, tiga luka berat dan lima luka ringan. Para korban ini masih memiliki hubungan saudara.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi menyebut ada beberapa saksi kunci yang masih belum bisa dimintai keterangan.

"Misalnya tuan rumah maupun dua orang yang awalnya menyalakan petasan. Mereka luka berat dan belum bisa dimintai keterangan," jelasnnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Hendi mengaku akan melakukan koordinasi dengan laboratorium forensik di Polda Jatim terkait bahan apa saja yang digunakan. Juga mempersiapkan autopsi terhadap jenazah korban agar lebih jelas penyebabnya.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.