Rabu, 17 Jun 2026 01:05 WIB

Mendag Terkejut Temukan Bawang Impor di Pasar Tradisional Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Kamis, 10 Mei 2018 12:42 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat sidak di Pasar Rogojampi.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat sidak di Pasar Rogojampi.

jatimnow.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkejut saat melakukan sidak ke Pasar Rogojampi Banyuwangi. Sebab, ia menemukan beberapa pedagang yang menjual bawang bombai impor.

Padahal, dalam beberapa bulan terakhir pihaknya tidak membuka kran impor untuk bahan dapur seperti bawang bombai ini.

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

"Saya heran kok bisa masuk ke pasar ini. Saya tidak pernah memberikan izin satu siungpun itu untuk impor," papar Enggar di pasar tradisional Rogojampi, Kamis (10/5/2018).

Padahal beberapa waktu yang lalu, sebut Enggar, Bareskrim Mabes Polri telah melakukan penggerebekan dan penyegelan terhadap komoditas tersebut.

Untuk itu pihaknya berjanji akan melakukan penelusuran melalui staf kementriannya hingga ditingkat kabupaten. "Kalau tidak ada ijinnya ya sudah pasti itu ilegal," ujarnya.

Sementara itu, dari penelusuran jatimnow.com di Pasar Tradisional Rogojampi terdapat 7 orang pedagang yang mengaku telah menjual bawang bombai sejak lama.

Dari beberapa penjual mengaku, per kilogram bawang bombai dijual dikisaran harga Rp 20 hingga Rp 25 ribu per kilonya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Sudah lama saya jual ini (bawang bombai, red). Sejak awal tahun saya biasa kulakan langsung ke Pasar Genteng," papar Poniyah (43).

Pedagang bawang bombai lainnya, Sutiatik (53) mengatakan, alasan yang membuatnya menjual bawang bombai tersebut atas permintaan para pelanggannya.

"Perkilonya saya jual Rp 25 ribu bawang bombai ini. Kalau ada yang minta ya saya cari," katanya.

Baca Juga: THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.