Rabu, 22 Jul 2026 20:51 WIB

ASN Ciptakan Lagu Bersatu Melawan Virus Corona

Lagu Bersatu Melawan Virus Corona ciptaan staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya
Lagu Bersatu Melawan Virus Corona ciptaan staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya

jatimnow.com - Salah seorang seniman yang sekaligus salah satu staf di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, M.T. Agus memberikan support dengan menciptakan sebuah lagu berjudul 'Bersatu Melawan Virus Corona'.

Karya Aparatur Sipil Negara (ASN) itu pun diupload di kanal YouTube miliknya dengan caption 'Lagu yang dibuat dengan tujuan untuk menghibur masyarakat Indonesia di tengah pandemi Corona yang sedang melanda. Memberikan suport agar apa pun yang sedang menimpa bangsa ini, kita bersatu hadapi bersama'.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Agus menceritakan awal mula terciptanya lagu ini hanya ingin menghibur masyarakat melalui sebuah lagu yang edukatif di tengah pandemi Covid-19.

"Terciptanya lagu ini berawal dari keinginan saya untuk menghibur masyarakat melalui sebuah lagu yang edukatif di tengah pandemi yang sedang melanda kota kita, negara kita dan dunia pada umumnya," kata Agus, Selasa (12/5/2020).

Ada pun proses pembuatan lagunya itu diawali dengan menentukan tema lagu, lalu membuat notasinya yang easy listening, hingga membuat syair yang sesuai dengan temanya. Selanjutnya, menyiapkan konsep musik, format singernya, hingga pembuatan video klipnya.

"Nah, kebetulan di Disbudpar itu ada teman-teman yang memang bakatnya bernyanyi, sehingga saya ajak mereka. Jadi, proses secara keseluruhan kira-kira 2 mingguan," ujarnya.

Baca Juga: Polemik DKS Memanas, Seniman Surabaya Turun ke Jalan

Sedangkan pesan yang ingin disampaikan dalam lagu ini adalah masyarakat diharapkan selalu patuh terhadap imbauan dan protokol yang telah disampaikan oleh pemerintah dalam rangka menanggulangi Covid-19. Makanya, dalam lagu ini turut mensosialisasikan imbauan pemerintah tersebut.

"Kita berharap agar semua tetap selalu bersatu dan gotong royong melawan pandemi Covid-19 ini, supaya kita semua semakin cepat terbebas dari pandemi ini dan kita semua bisa beraktifitas normal kembali," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan mendengar syair dan lagunya bisa sebagai media sosialisasi. Ia mengaku turut bangga ada staf Disbudpar yang bisa menciptakan lagu edukasi semacam ini.

Baca Juga: Seniman Surabaya Besok Gelar Aksi Besar, Protes Pengusiran DKS dari Balai Pemuda

"Ke depan saya akan terus mendorong teman-teman untuk berkarya semacam ini. Sesuai dengan tugas kita untuk membina dan mengembangkan seni budaya, maka akan dilakukan penguatan di internal staf Disbudpar yang memiliki talenta," kata Antiek.

Ia juga mengaku sebenarnya tidak ada perintah langsung kepada Agus untuk menciptakan lagu ini. Namun, karena dia memang seniman dan ingin memberikan kontribusi terkait penanganan Covid-19, maka dia pasti tergerak hatinya untuk menuangkan dalam sebuah karya seni.

"Seniman itu kira-kira begitu. Dan memang selama ini ciptaan Mas Agus ini sudah banyak, termasuk lagu Museum 10 November dan lagu-lagu tentang Surabaya lainnya. Semoga ke depan terus berkarya," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.