Minggu, 14 Jun 2026 03:38 WIB

Viral Penghadangan Rombongan Pemotor di Mojokerto, Warga Minta Maaf

Mediasi antar pihak yang berselisih paham dalam video viral difasilitasi tiga pilar Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto
Mediasi antar pihak yang berselisih paham dalam video viral difasilitasi tiga pilar Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto

jatimnow.com - Sebuah video berisi adegan sejumlah warga menghentikan laju motor rombongan pemuda di Mojokerto, viral di media sosial. Permasalahan itu berakhir damai setelah tiga pilar di Kabupaten Mojokerto turun melakukan mediasi.

Rapat koordinasi dalam rangka mediasi terkait video viral penghadangan dan pemukulan yang dilakukan oleh warga Pacet terhadap pengguna jalan itu dilakukan, Minggu (10/5/2020). Dalam rapat itu diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di pertigaan depan Cafe Ina Jalan Raya Dusun Kembangsore, Desa Petak, Kecamatan Pacet.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Untuk mengatisipasi adanya konflik sosial di tengah masyarakat. Sehingga setelah video peristiwa itu viral, tiga pilar yang terdiri dari Polsek Pacet, Polres Mojokerto, TNI dan pemerintah setempat mengambil langkah cepat dengan melakukan rapat koordinasi.

Kapolsek Pacet Iptu Toni Hernawan dan tiga pilar memimpin mediasi untuk menyelesaikan perselisihan antar kedua pihakKapolsek Pacet Iptu Toni Hernawan dan tiga pilar memimpin mediasi untuk menyelesaikan perselisihan antar kedua pihak

"Warga melakukan itu karena pengendara itu membunyikan knalpot keras-keras. Warga hanya bermaksud untuk membubarkan konvoi motor yang dianggap mengganggu ketertiban masyarakat karena suara kendaraan yang memekakkan telinga," ujar Kepala Desa Petak, Supoyo, Senin (11/5/2020).

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Supoyo menambahkan, atas peristiwa penghadangan dan penyiraman terhadap pengguna jalan tersebut, pemuda Desa Petak, Kecamatan Pacet meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

"Kami memohon maaf dan siap diproses secara hukum yang berlaku jika mengulangi di kemudian hari," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pacet Iptu Toni Hernawan meminta agar masyarakat tidak mudah terpancing emosi dan melakukan tindakan anarkis maupun main hakim sendiri.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

"Peristiwa ini bisa dijadikan pelajaran serta tidak mengulang kembali di waktu yang lain. Saya juga berharap kejadian serupa tidak terjadi di tempat yang lain dan pemuda melakukan inovasi-inovasi yang baik untuk memajukan desanya," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.