Selasa, 16 Jun 2026 15:38 WIB

Mabes Polri Gerebek Gudang Diduga Pengoplos Beras Bersubsidi di Ngawi

Polisi menjaga ketat lokasi penggerebekan gudang beras.
Polisi menjaga ketat lokasi penggerebekan gudang beras.

jatimnow.com - Tim Satgas Pangan Pusat Bareskrim Mabes Polri menggerebek sebuah gudang beras milik PT Daya Tani Sembada di Desa/Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (9/5/2018). Penggerebekan itu diduga terkait beras premium bersubsidi yang dioplos.

Dari pantauan di lokasi, sebanyak 50 anggota Polres Ngawi disebar di area gudang itu. Ada yang menjaga di luar dan di dalam gudang. Namun, beberapa mobil berplat B (Jakarta) masuk ke dalam gudang. Baru kemudian, 7 orang berpakaian putih terlihat turun.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Sementara data yang dihimpun jatimnow.com, gudang yang dimiliki NS itu diduga melakukan penyalahgunaan distribusi beras subsidi yang dikemas dalam kemasan beras "Rastra" isi 15 kg yang termasuk beras jenis "medium".

Beras tersebut selanjutnya dioplos dengan beras hasil pembelian dari petani lokal dan dikemas ke dalam berbagai merk beras jenis "Premium". Selanjutnya dipasarkan di pasar Cipinang Jakarta.

Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan pihaknya hanya bertugas memback up 7 anggota Mabes Polri. "Jadi, permasalahan tersebut langsung ditangani Bareskrim Mabes Polri, kami hanya diminta bantuan untuk mengamankan lokasi," kata Pranatal di lokasi.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Sedangkan permasalahannya, lanjut dia, langsung ditangani tim Satgas Pangan Mabes Polri. "Dugaan sementara, belum bisa memberikan keterangan, masih proses lidik Tim Satgas Mabes Polri. Tapi yang jelas pengembangan kasus dari Jakarta," katanya.

Ia mengaku, gudang yang didatangi sebenarnya sudah berdiri sejak lama, yakni sekitar 10 tahun. Ijinya pun juga gudang beras.

 

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.