Kamis, 11 Jun 2026 21:57 WIB

Bojonegoro Berkeinginan Punya Alat Swab Covid-19 Sendiri

Penyemprotan disinfektan di pasar di Bojonegoro (foto istimewa)
Penyemprotan disinfektan di pasar di Bojonegoro (foto istimewa)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memiliki wacana untuk melakukan pembelian PCR (polymerase chain reaction) atau alat swab sendiri untuk mengetahui paparan Covid-19.

"Untuk PCR sudah dirapatkan oleh Ibu Bupati (Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah). Beliau sangat menginginkan RSU Bojonegoro mempunyai alat swab sendiri," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Nurul Azizah, Sabtu (9/5/2020).

Baca Juga: Pengurus FKMB UINSA Resmi Dilantik

Menurutnya, dengan memiliki alat tes swab sendiri dapat mempersingkat waktu untuk mengetahui hasilnya.

"Sehingga hasilnya tidak harus menunggu lama karena antri se Jatim. Tadi sudah diperintahkan kepada direktur RSUD dr Hastono (RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoemo) untuk mengajukan ke Kemenkes dan bilamana harus mengadakan peralatan tersebut tentu dengan perizinannya," ujar dia.

"Sekalian ini yang masih dikoordinasikan direktur RSUD Bojonegoro dengan instansi terkait," tambahnya.

Update persebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro hingga pukul 18.00 Wib. Untuk PDP, hari ini terdapat penambahan 2 orang, di Kecamatan Dander 1 orang dan Kecamatan Kapas 1 orang.

Sedangkan untuk kasus meninggal dunia terdapat 2 orang di Kecamatan Bojonegoro 1 orang (PDP sejak 6 Mei 2020) dan di Kecamatan Kapas 1 orang (hari ini ditetapkan sebagai PDP dan meninggal dunia).

Peta sebaran Covid-19 di Bojonegoro

Sehingga PDP yang dirawat hari ini sebanyak 6 orang yaitu di Kecamatan Bojonegoro 1 orang, Trucuk 1 orang, Kepohbaru 1 orang, Kanor 1 orang dan Purwosari 1 orang dan Dander 1 orang.

Baca Juga: Indonesia Bergabung dengan GAVI, Siap Donasi USD30 Juta

Status PDP kumulatif sebanyak 10 orang, 6 orang dalam pengawasan dan meninggal dunia meningkat menjadi 4 orang.

Untuk status ODP, hari ini masih ada penambahan baru sebanyak 4 orang, di Kecamatan Baureno 1 orang, Bojonegoro 1 orang, Padangan 1 orang dan Ngasem 1 orang.

 

Disamping yang sudah selesai pemantauan sebanyak 3 orang di Kalitidu 1 orang, Malo 1 orang dan Sugihwaras 1 orang. Sehingga jumlah ODP dipantau pada hari ini sebanyak 35 orang.

Baca Juga: Bank Jatim Terima Penghargaan Jatim Bangkit Awards, Supporting Pemulihan Dampak Pandemi

ODP selesai pemantauan secara kumulatif sebanyak 167 orang, ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 202 orang.

Untuk status positif terkonfirmasi pada hari ini tetap yaitu sebanyak 12 orang di Kecamatan Bojonegoro 3 orang, Trucuk 2 orang, Sumberejo 1 orang, Kepohbaru 1 orang, Gondang 3 orang, Purwosari 1 orang dan Ngraho 1 orang.

Jumlah positif terkonfirmasi kumulatif menjadi sebanyak 15 orang, meliputi yang dirawat 12 orang dan yang telah meninggal dunia sebanyak 3 orang. Untuk status orang dalam risiko (ODR) sebanyak 38.864 dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 366.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.