Selasa, 16 Jun 2026 03:37 WIB

Ketua DPRD Surabaya Kembali Dilaporkan ke BK Terkait Pansus Covid-19

Jeje (batik biru) menyerahkan laporan ke Ketua BK DPRD Surabaya Badrut Tamam
Jeje (batik biru) menyerahkan laporan ke Ketua BK DPRD Surabaya Badrut Tamam

jatimnow.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono atau Awi kembali dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) oleh anggota DPRD termuda di Kota Pahlawan. Sama seperti sebelumnya, pelaporan itu masih terkait usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Covid-19.

Anggota DPRD Surabaya termuda dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu adalah Juliana Eva Wati. Dia melaporkan Awi selaku Ketua Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Surabaya karena Awi menolak Pansus Penanganan Covid-19 yang diusulkan anggota banmus.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Laporan Juliana ke BK ini merupakan laporan ketiga setelah sebelumnya anggota Komisi A DPRD Surabaya dari Partai NasDem Imam Syafii dan Wakil Ketua Komisi A dari PKB Camelia Habiba juga melaporkan Awi atas persoalan yang sama.

"Kenapa kita melaporkan Pak Awi? Karena usulan kita tentang pembentukan Pansus Penanganan Covid-19 di Surabaya pada saat banmus, ditolak. Ini yang menjadi pertanyaan kami," ujar Juliana, Rabu (6/5/2020).

Baca juga:  

Ia menerangkan, saat rapat banmus, banyak anggota fraksi yang mengusulkan pembentukan pansus tersebut. Namun Awi dianggap tidak menghiraukan dan menolak usulan sebagian besar anggota banmus.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Yang kita usulkan pembentukan pansus ini bukan unsur politis. Tapi ini sangat urgen menyangkut kepentingan masyarakat, terkait kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 di Surabaya," tegasnya.

Juliana yang akrab disapa Jeje ini menyebut bahwa sampai hari ini, anggaran untuk penanganan Covid-19 di Surabaya sebesar Rp 196 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 160 miliar untuk kebutuhan sembako bagi warga terdampak, tidak ada kejelasannya.

"Kami mengusulkan pansus ini prinsipnya untuk bahu-membahu menanangani masyarakat yang terdampak Covid-19. Jangan dianggap pansus ini akan ngeriwui (mengganggu) pemkot. Justru dengan adanya pansus ini membantu pemkot dan bisa bekerjasama dengan dewan untuk membantu menangani warga Surabaya yang memang harus mendapatkan bantuan. Tapi data pemkot tidak jelas alurnya," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jangan dikira kita ingin menghakimi pemkot. Prinsipnya dengan adanya pansus ini membantu pemkot dalam penanganan Covid-19," jelas Jeje yang juga Wakil Ketua Fraksi PAN-PPP DPRD Surabaya ini.

Surat laporan terhadap Awi itu diserahkan ke Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Tony. Surat laporan itu juga ditembuskan ke Badan Kehormatan DPRD Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.