Kamis, 18 Jun 2026 22:27 WIB

Ganja 2,9 Kilogram Hasil Ungkap BNNP Jatim Dimusnahkan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 05 Mei 2020 17:04 WIB
Ganja 2,6 kilogram hasil ungkap BNNP Jatim dimusnahkan
Ganja 2,6 kilogram hasil ungkap BNNP Jatim dimusnahkan

jatimnow.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memusnahkan barang bukti ganja sebanyak 2,9 kilogram yang disita dari dua tersangka hasil ungkap selama Maret hingga Mei 2020.

Ganja tersebut disita dari tersangka AS dan YY saat pengungkapan sekitar pukul 14.15 Wib, 21 Maret 2020 di halaman parkir Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Fitrah, Surabaya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Saat kejadian tersangka AS ini sedang menyerahkan paket yang berisi narkotika jenis ganja kepada YY dan ditemukan paket berbentuk kotak kardus dililit lakban warna cokelat berisi tiga bungkus narkotika jenis ganja," ungkap Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, Kombes Pol Arief Darmawan, Selasa (5/5/2020).

Paket itu masing-masing berisi ganja seberat 985 gram, 922 gram dan 1.004 gram dengan total berat keseluruhan barang bukti sebanyak 2.911 gram.

"Tersangka AS mengakui jika dirinya menjadi kurir setelah dijanjikan sejumlah uang dan akan membayar hutang upah taksi yang belum dibayarnya sebesar Rp 200 ribu," jelas Arief.

BNNP Jatim menunjukkan tersangka dan barang bukti ganja yang akan dimusnahkkanBNNP Jatim menunjukkan tersangka dan barang bukti ganja yang akan dimusnahkkan

Sementara tersangka YY mengakui menerima ganja tersebut lantaran disuruh temannya berinisial ZN. Ia juga mengakui sebelumnya sudah pernah disuruh ZN untuk mengambil paket narkotika jenis ganja dengan upah sebesar Rp 500 ribu. Rencananya paket ganja itu akan diranjau di Margomulyo, Surabaya.

Baca Juga: Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia Hasil Temuan di Sumenep

Arief menegaskan, pemusnahan barang bukti ganja merupakan bentuk komitmen BNNP dalam memberantas peredaran narkotika meskipun tengah terjadi pandemi Covid-19.

"Selama pandemi Covid-19 atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB), BNN ketika menerima informasi masyarakat terkait peredaran narkotika akan tetap menindaklanjuti sesuai SOP yang ada. Ini sesuai komitmen pemberantasan narkotika dari BNN," tegasnya.

Selama dua bulan atau selama pandemi Covid-19 ini, peredaran narkotika terjadi penurunan. Meski begitu BNNP tetap waspada dan tetap melakukan penyelidikan terkait jaringan pengedar narkotika yang selama ini diincar.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Terkait masa PSBB penjualan narkotika menurun. Tapi jangan-jangan ini pengelabuhan yang dilakukan oleh para bandar. Untuk itu BNN tetap melakukan penyelidikan terkait penjualan bebas narkotika," pungkasnya.

Dalam kasus itu, BNNP menjerat kedua tersangka dengan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.