Sabtu, 13 Jun 2026 06:42 WIB

Pekerja Sampoerna Terpapar Corona, Pemkot Surabaya Diminta Introspeksi

Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

jatimnow.com - Meninggalnya dua pekerja PT HM Sampoerna dengan status positif Virus Corona (Covid-19) membuat ratusan pekerja lain dirapid test. Hasilnya, 100 karyawan reaktif atau positif.

Terpaparnya pekerja pabrik rokok di Rungkut, Surabaya itu membuat angota Komisi A DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i angkat bicara. Dia mempertanyakan sikap pemkot atas peristiwa tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Terus terang kita turut prihatin. Ini sebetulnya makin memperkuat kerja-kerja pemkot termasuk mitigasi itu nggak jalan. Kalau sejak awal pemkot mitigasinya jalan, mestinya lebih tahunya duluan," ujar Imam, Kamis (30/4/2020).

Imam menambahkan, Pemkot Surabaya memiliki struktur dan jaringan mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, rukun warga (RW) hingga rukun tetangga (RT).

"Pemkot itu punya struktur mulai dari camat, lurah, RW, RT, ketika ada apa-apa pada warga misalnya ada yang positif, ada yang PDP, itu kemudian cepat penanganannya," jelas Imam.

Menurutnya dengan kasus baru sebaran Covid-19 di pabrik rokok Sampoerna itu, Pemkot Surabaya tidak menunjukkan kinerjanya dalam penanganan wabah ini.

Baca juga:  2 Pekerja Sampoerna Positif Corona Meninggal, 323 Lainnya Dirapid Test

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

"Kesan saya setelah ada berita besar di Rungkut, ini lagi-lagi yang menemukan justru Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Jawa Timur, yang justru skalanya besar," ungkapnya.

"Ini kan bahaya. Berarti ada waktu yang terbuang lama tidak ketahuannya. Kami mempertanyakan, apakah pemkot tidak melacak begitu ada korban positif atau meninggal. Kalau melacak, sampai sejauh mana," tambah politisi Partai NasDem ini.

Imam menegaskan, pihaknya tidak mempersoalkan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur yang menemukan kasus tersebut.

"Kita tidak mempersoalkan siapa yang menemukan. Cuman ini bisa menjadi introspeksi untuk gugus tugas pemkot. Ayo kalau mereka mampu kita buktikan. Kalau mereka tidak mampu ayo bekerjasama dengan pemprov, jangan ditutupi," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia berharap Pemkot Surabaya turun tangan dan tidak menutup-nutupi informasi dan dapat bekerjasama dengan instansi lainnya.

"Ini kan kesannya pemkot gagap menangani ini, kasihan korbannya masyarakat," tandasnya.

Setelah dua pekerja di Sampoerna dengan status poitif Covid-19 meninggal, 323 pekerja lainnya langsung dirapid tes. Dari jumlah itu, 100 pekerja yang hasilnya reaktif atau positif. Didapati pula ada 9 pekerja yang sudah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.