Senin, 15 Jun 2026 21:56 WIB

Kebun Binatang Surabaya Tutup Sementara, Bagaimana Nasib Satwa?

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 29 Apr 2020 14:32 WIB
Karyawan PDTS KBS melakukan pembersihan rutin
Karyawan PDTS KBS melakukan pembersihan rutin

jatimnow.com - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) melakukan penutupan sementara sejak 17 Maret imbas pandemi Virus Corona (Covid-19).

Kasie Humas PDTS KBS, Wini Hustiani mengatakan objek wisata yang berada di Jalan Setail Surabaya itu direncanakan akan dibuka pada 17 Mei 2020.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Wisata Jatim: Telaga Sarangan Hujan, KBS-Taman Safari Cerah

Menurutnya, meski pun tempat ditutup sementara tetapi pengurusan satwa berjalan normal seperti biasanya dan tidak ada perubahan.

"Sampai dengan saat ini, management KBS tetap memberikan asupan makanan pada satwa dan itu sangat-sangat kita perhatikan. Jadi bukan hanya makanannya saja, tapi kita juga melakukan tindakan preventif untuk kesehatan satwa. Itu yang saat ini kita utamakan," jelasnya saat dihubungi, Rabu (29/4/2020).

Ia menjelaskan, meski ditutup sementara namun untuk karyawan tetap masuk dan aktivitas di KBS tetap berjalan seperti biasanya.

"Aktivitas pagi tetap normal. Kita tetap bersihkan kandang, makanan nutrisinya juga tetap kita jalankan, kemudian kita distribusikan ke setiap kandang. Bahkan untuk asupan vitaminnya juga kita tambahkan untuk semua jenis satwa," jelasnya.

Apakah nantinya ada pengurangan makanan untuk satwa selama penutupan KBS akibat wabah Covid-19?

Baca Juga: Foto: Serunya Libur Lebaran di Kebun Binatang Surabaya

Wini menegaskan jika tidak ada kata pengurangan. Sebab, makanan untuk satwa itu tidak ada pengurangan, perhitungannya ada.

"Untuk makanan-makanan itu ada hitungannya. Satu hari dua kali. Ada seperti komodo itu satu bulan dua kali. Itu tetap berjalan normal seperti biasanya. Sama seperti kita kan, butuh makan, butuh asupan. Jadi itu tetap kita utamakan," papar dia.

Sedangkan untuk jam kerja sendiri ada perubahan karena memasuki bulan puasa Ramadan.

"Biasanya kalau hari-hari biasa itu aktivitasnya pegawai dari pukul 08.00 Wib hingga 16.00 Wib. Nah, ini kan lagi bulan puasa, jadi hanya sampai jam 14.30 Wib," ujar dia.

Baca Juga: Gajah Gonzales Lepas dari Belenggu Rantai, Pengamat Puji Respons Cepat BBKSDA

Ia berharap wabah Virus Corona (Covid-19) segera berlalu karena berdampak bagi siapapun.

"Ya, semoga semuanya segera mungkin normal kembali mas. Agar aktivitas kita tidak terganggu. Kasihan semuanya kan jadinya," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.