Jumat, 19 Jun 2026 12:55 WIB

Wabah Virus Corona

164 Santri asal Malaysia di Ponpes Temboro Magetan Dipulangkan Besok

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 26 Apr 2020 11:01 WIB
Suasana di Ponpes Al Fatah Temboro, Magetan beberapa waktu lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)
Suasana di Ponpes Al Fatah Temboro, Magetan beberapa waktu lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan membantu pemulangan para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro Magetan ke Malaysia. 164 santri asal Negeri Jiran itu rencananya akan dipulangkan Senin (27/4/2020) melalui Bandara Juanda Sidoarjo.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, para santri asal Malaysia yang akan dipulangkan adalah mereka yang sudah di-screening melalui rapid test dan dinyatakan negatif Covid-19.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Kami akan bantu fasilitasi mulai dari Temboro ke bandara. Sementara Pemerintah Malaysia menyiapkan penerbangan ke Malaysia," ungkap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (26/4/2020).

Ia menyebut bahwa 164 santri asal Malaysia tersebut akan diterbangkan menggunakan Malaysia Airlines.

"Mereka akan diberangkatkan dari Temboro menggunakan 10 unit bus. Sebelum dipulangkan ke Malaysia mereka juga akan dilakukan rapid test ulang untuk mengetahui kondisi terakhir dari masing-masing orang dalam rombongan," paparnya.

Para santri ini akan diberangkatkan sesuai SOP atau protokol kesehatan pencegahan Covid-19 termasuk menggunakan masker. Juga menerapkan physical distancing, setiap bus hanya akan diisi 15-20 orang. Mereka dijadwalkan terbang menuju Malaysia pukul 20.30 Wib.

Saat ini, santri Temboro asal Malaysia yang sudah dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 8 orang. Mereka yang positif Covid-19 masih akan menjalani perawatan hingga sembuh. Sedangkan yang dipulangkan hanya yang dinyatakan negatif.

Ponpes Temboro menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Jatim atau Klaster Temboro. 43 santri asal Malaysia yang dinyatakan positif Covid-19 usai nyantri di sana. Tim Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan screening rapid test pada seluruh santri di ponpes tersebut.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Hasilnya ada 31 orang yang rapid test-nya reaktif dan ditindaklanjuti dengan tes swab dengan metode PCR. Yang akhirnya menunjukkan hasil ada sebanyak 14 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

"Yang positif di Temboro ada 14 orang. Yang 8 orang dari Malaysia. Lainnya ada dari Australia, Thailand, Vietnam, Kamboja juga dari Filipina. Karena memang di pondok tersebut ada santri dari 12 negara dan terbanyak dari Malaysia," sambung Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso.

Hari ini, Gugus Tugas Jatim masih akan melakukan rapid test di kawasan Ponpes Temboro. Tes akan dilakukan pada masyarakat yang berkontak erat dengan pasien yang sudah dinyatakan positif.

Tim ini juga tengah mencari awal mula penularan Covid-19 di Klaster Temboro. Meski hingga kini belum ditemukan, tetapi tim ini terus melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dari klaster tersebut.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Per Sabtu (25/4) malam, terdapat penambahan kasus baru positif Covid-19 di Jatim sebanyak 78 orang, dengan penambahan terbanyak dari Kota Surabaya yaitu 41 orang. Dengan penambahakan itu, maka total ada 768 kasus positif Covid-19 di Jatim dengan 544 orang masih dalam perawatan.

Sementara untuk kasus pasien dalam pengawan (PDP) di Jatim total ada 2.578 kasus dengan 1.329 orang masih dalam pengawasan. Untuk orang dalam pemantauan (ODP), ada sebanyak 18.136 orang dengan 5.983 orang masih dalam pemantauan.

Dari total kasus terkonfirmasi positif Covid-19, per Sabtu (25/4), ada 138 orang dinyatakan sembuh dan terkonversi negatif atau setara dengan 17,94 persen. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal di total ada 86 orang atau setara dengan 11,2 persen.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.