Minggu, 14 Jun 2026 20:41 WIB

Budayawan Majapahit Gelar Larung Sesaji untuk Usir Virus Corona

Larung sesaji untuk usir Virus Corona di Sungai Brantas Mojokerto
Larung sesaji untuk usir Virus Corona di Sungai Brantas Mojokerto

jatimnow.com - Sejumlah budayawan Majapahit menggelar larung sesaji dan doa lintas agama untuk mengusir pandemi Virus Corona (Covid-19) di Taman Brantas Indah, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jumat (24/4/2020).

Pembina Pemangku Adat Budaya Nusantara Ki Purbo Diningrat mengatakan, sesaji yang dilarung ada empat perkara yaitu dari elemen air, api, udara dan tanah.

Baca Juga: Pencari Ikan yang Tenggelam di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Tewas

"Mengapa ada sesaji? Saat ini alam sedang bergejolak karena Corona kita kembalikan lagi lewat paweton alam juga. Sesaji seperti dupa, kembang, kepala kambing dan sapi dilarung di Sungai Brantas," ujar Ki Purbo Diningrat usai larung sesaji.

Larung sesaji untuk usir Virus Corona di Sungai Brantas MojokertoLarung sesaji untuk usir Virus Corona di Sungai Brantas Mojokerto

Sesaji seperti dupa, kembang, kepala kambing dan kepala sapi dilarung di Sungai Brantas bertujuan untuk menetralisir alam.

Baca Juga: Warga Tulungagung Hilang saat Berburu Ikan Mabuk di Sungai Brantas

"Larung sesaji dan doa bersama ini bertujuan untuk menetralisir alam dari wabah Corona yang sedang berkembang di alam ini," ungkapnya.

"Mudah-mudahan dengan ritual era Majapahit ini bisa dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa dan alam juga merestui dan wabah ini bisa segera sirna dari muka Bumi Nusantara," harapnya.

Larung sesaji untuk usir Virus Corona di Sungai Brantas MojokertoLarung sesaji untuk usir Virus Corona di Sungai Brantas Mojokerto

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Ian Kurnianto (40) salah satu budayawan menyebut alasan larung sesaji dan doa lintas agama ini digelar di Sungai Brantas agar Virus Corona bisa diberantas oleh Allah SWT.

"Kami gelar di sini (Sungai Brantas) bukan di laut agar bisa memberantas wabah Corona ini atas izin Allah SWT dari negara Indonesia ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.