Rabu, 17 Jun 2026 11:29 WIB

Pantau Pemudik ke Jatim, Penyekatan dan Screening Dilakukan di 8 Titik

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 24 Apr 2020 15:16 WIB
Wadirlantas Polda Jatim AKBP Pranatal Hutajulu (kiri) dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jatim Septantya Asmoro
Wadirlantas Polda Jatim AKBP Pranatal Hutajulu (kiri) dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jatim Septantya Asmoro

jatimnow.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim dan intansi terkait akan melakukan penyekatan dan screening pemudik di 8 titik pintu masuk.

Wadirlantas Polda Jatim AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, penyekatan dimulai hari ini, Jumat (24/4/2020). Penyekatan dan screening itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Pranatal menyebut, Operasi Ketupat Semeru 2020 ini dilakukan untuk mendukung larangan mudik sesuai perintah Presiden. Selain itu juga untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Dalam Operasi Ketupat tahun ini ada 185 pos pengamanan, 52 pos pelayanan, 183 pos check point dan pantau di seluruh wilayah Jatim. Khusus jalur masuk Jatim, kita akan lakukan penyekatan di delapan titik," jelasnya, Jumat (24/4/2020).

Delapan titik itu adalah perbatasan Tuban-Rembang, Bojonegoro-Cepu, Ngawi-Mantingan-Sragen (yang jalur arteri). Jalur Ngawi-Mantingan-Sragen (jalur tol), jalur Magetan-Karanganyar, jalur Ponorogo-Wonogiri, jalur Pacitan-Wonogiri. Terakhir dilakukan di pintu masuk Pelabuhan Laut Ketapang, Banyuwangi.

Untuk pemeriksaan kendaraan yang masuk, nanti akan dilakukan pemilahan antara kendaraan barang yang mengangkut sembako dan bahan kebutuhan masyarakat lainnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Nanti kami pisahkan dengan kendaraan yang mengangkut penumpang. Baik itu pribadi maupun umum, kita akan lakukan screening," papar mantan Kapolres Ngawi tersebut.

Ia menambahkan, apabila ditemukan bukan warga Jawa Timur, akan diminta untuk kembali ke jalur daerah asalnya.

"Kecuali ada hal darurat. Kami akan screening, pertama nomor polisi, identitas dan cek suhu tubuh," beber Pranatal.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jatim Septantya Asmoro menyebut, Dishub Jatim akan berkoordinasi dengan dishub kabupaten kota untuk pelaksanaan screening.

"Jadi tadi ada delapan titik yang dilakukan screening. Pedoman dari Pak Dirjen (Perhubungan) screening itu pengecekan dokumen perjalanan, physical distancing dan suhu tubuh. Ini sesuai protokol pencegahan Covid-19," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.