Sabtu, 20 Jun 2026 23:17 WIB

Kemenag: Hilal Awal Ramadan 1441 Hijriah Teramati di Indonesia

Pantauan hilal / Foto dokumen jatimnow.com
Pantauan hilal / Foto dokumen jatimnow.com

jatimnow.com - Ada referensi pelaporan jika hilal awal Ramadan 1441 Hijriah teramati di wilayah Indonesia, Kamis (23/4/2020).

Ini disampaikan anggota tim Falakiyah Kementerian Agama (Kemenag), Cecep Nurwendaya saat memberikan paparan mengenai posisi hilal awal Ramadhan dalam rangkaian sidang isbat di Gedung Kemenag.

Baca Juga: Hasil Rukyatul Hilal PWNU Jatim, Hilal Tak Terlihat di 42 Titik Lokasi

"Ada referensi hilal awal Ramadan 1441 Hijriah Kamis, 23 April 2020 dapat teramati dari wilayah Indonesia," kata Cecep melalui pesan tertulis kepada Republika.co.id.

Menurutnya, ijtimak terjadi pada Kamis (23/4) sekitar pukul 09.26 Wib. Hilal awal Ramadan sudah cukup tua, umurnya sudah lebih delapan jam.

Di Indonesia hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat. Di Pelabuhan Ratu, Sukabumi posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 3,72 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit, 5 detik.

Dijelaskan Cecep, hilal awal Ramadan sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (Mabims). Yaitu tinggi hilal minimal 2 derajat, elongasi bulan ke Matahari minimal 3 derajat atau umur hilal minimal 8 jam.

Sebagai yurisprudensi referensi, Cecep menjelaskan, hilal Syawal 1404 Hijriyah dengan tinggi 2 derajat dan ijtimak jam 10.18 WIB pada 29 Juni 1984 juga berhasil dilihat oleh Muhammad Arief (33) Panitera Pengadilan Agama Pare-Pare dan Muhadir (30) Bendahara Pengadilan Pare-Pare.

"Selain itu, dilihat oleh Abdul Hamid (56 tahun) dan Abdullah (61), keduanya guru agama di Jakarta, juga dapat melihat hilal pada saat itu. Ma'mur seorang guru agama di Sukabumi dan Endang Efendi seorang hakim agama di Sukabumi juga melihat hilal saat itu," ujarnya.

Baca Juga: HUT RI ke-80, Bank Mandiri Taspen Gaungkan Semangat Kebangsaan & Peduli Lansia

Ia mengatakan, jadi ada referensi bahwa hilal awal Ramadhan 1441 Hijriyah pada Kamis (23/4) teramati dari Wilayah Indonesia.

Cecep menambahkan, hisab sifatnya informatif, sedang rukyat sifatnya konfirmatif. Penetapan atau isbat adalah penggabungan antara konfirmasi hasil rukyat dengan informasi hasil hisab yang tertera dalam Taqwim Standar Indonesia tahun 2020.

 

Lihat Artikel Asli

Baca Juga: PGN Raih Prestasi Bergengsi di ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 20

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

 

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.