Jumat, 12 Jun 2026 03:39 WIB

Wabah Virus Corona

Dinilai Tidak Terapkan Protokol Kesehatan, Pasar Keputran Disorot

Pembagian masker hingga hand sanitizer kepada pedagang dan pengunjung Pasar Keputran Surabaya
Pembagian masker hingga hand sanitizer kepada pedagang dan pengunjung Pasar Keputran Surabaya

jatimnow.com - Pasar Keputran Surabaya menjadi sorotan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur.

Pasalnya di tengah wabah Virus Corona, kegiatan perdagangan di pasar yang berada di tengah Kota Pahlawan itu masih ramai namun kurang memperhatikan physical distancing.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Keputran: Tambahan 60 Stan Baru, Area Kering - Basah Dipisah

Para pedagang pasar maupun pembeli di Pasar Keputran tidak menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19. Seperti tidak menggunakan masker, dan tidak menjaga jarak.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menurunkan tim untuk melakukan patroli berskala besar di pasar tersebut sembari sosialisasi dan membagikan masker, vitamin C, dan juga hand sanitizer pada para pedagang dan pembeli.

Para pedagang juga diingatkan untuk menerapkan physical distancing dalam mengatur lapak-lapak penjualan saat dilakukan kegiatan perdagangan serta tidak lupa pakai masker.

"Ini adalah bagian dari patroli berskala besar yang kita lakukan bersama lintas sektor untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jatim. Saya mendapatkan informasi bahwa di pasar tradisional kita masih belum maksimal menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19," kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (17/4/2020).

Baca Juga: DPRD Sentil Upaya Revitalisasi Pasar di Surabaya

Selain Pasar Induk Keputran, sejumlah pasar trandisional lain di Jatim juga akan menjadi sasaran.
Selain membagikan alat perlindungan diri dalam melawan Covid-19, di Pasar Keputran juga dilakukan evaluasi.

Misalnya harus ada wastafel-wastafel yang memberikan akses bagi para penjual maupun pembeli untuk mencuci tangan. Sebab saat ini yang paling penting dan aman di tengah pandemi adalah melakukan pencegahan.

"Selain itu kami juga tengah mencocokkan apakah memungkinkan jika aktivitas perdagangan di pasar-pasar di Jatim bisa menerapkan sistem belanja sayuran online lebih banyak lagi. Karena sebenarnya ada daerah yang sudah menerapkan, seperti di Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang dan Jember," kata Khofifah.

Pasar tradisional secara tersistematis di data oleh BUMD atau pengelola pasar kemudian dibantu memasarkan produknya secara online.

Baca Juga: Pedagang Pasar Keputran Surabaya Direlokasi

Menurut Khofifah sistem ini akan mengurangi interaksi langsung antara penjual dan pembeli tetapi transaksi jual beli tetap berjalan.

Pada patroli berskala besar di Pasar Keputran, ada sekitar 300 paket masker, hand sanitizer dan juga vitamin C yang dibagikan ke pedagang dan pembeli yang ada di Pasar Keputran.

Selain itu Pemprov tengah berupaya untuk berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan kemudahan akses pengunjung pasar pada tempat cuci tangan atau wastafel dalam jumlah lebih banyak.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.