Jumat, 19 Jun 2026 16:35 WIB

Jambret Tas Wanita di Surabaya, Dua Bandit Remaja Nyaris Dimassa

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 15 Apr 2020 15:04 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Dua bandit remaja di Surabaya nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah kepergok menjambret sebuah tas milik seorang wanita saat melintas di Jalan Tambang Boyo, Tambaksari. 

Beruntung, saat kejadian sejumlah anggota Polsek Tambaksari cepat datang ke lokasi. Nyawa kedua pelaku pun dapat diselamatkan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Bersama barang bukti tas berisi uang Rp 60 ribu dan alat make up milik korban, serta motor Yamaha Mio bernopol L 3404 QE milik pelaku, keduanya dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan.

Kanitreskrim Polsek Tambaksari, Iptu Didik Ariawan mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Senin (13/4/2020) sekitar pukul 21.15 Wib.

Kedua pelaku diketahui berinisial AK (17) tinggal di Jalan Setro Surabaya dan RAM (17) tinggal di Kupang Segunting Surabaya. Sementara korban bernama Rindu Citra Maha Putri, warga Karangmenjangan, Surabaya.

"Korban ini dijambret saat perjalanan pulang ke rumahnya. Saat itu dia berboncengan dengan adiknya. Tasnya lalu dirampas di dekat masjid Jalan Tambangboyo," jelas Didik saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Mengetahui tasnya dirampas, korban langsung berteriak maling. Sejumlah pengendara yang mendengar kemudian membantu melakukan pengejaran hingga Jalan Prof Dr Moestopo, Surabaya.

Karena panik, dua bandit itu kemudian hilang kendali dan akhirnya menabrak trotoar hingga tersungkur. Dan dengan mudah, kedua pelaku langsung diamankan.

"Beruntung anggota kami yang sedang patroli di kawasan tersebut melihat kejadian itu. Hampir saja warga mau main hakim sendiri. Kemudian dibubarkan, dan kedua pelaku langsung dievakuasi ke mako," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pemeriksaan, dua bandit cilik tersebut mengaku baru sekali ini melakukan aksinya. Mereka nekat menjambret karena butuh uang untuk hidup sehari-hari dan membayar kos.

"Ngakunya sih baru satu kali. Tapi kami tidak percaya begitu saja. Proses pemeriksaan lanjutan akan terus dilakukan. Yang pasti, masih akan kami dalami lagi," pungkas Didik.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.