Minggu, 14 Jun 2026 21:13 WIB

Wabah Virus Corona

Rencana Penutupan Puskesmas Gemaharjo Pacitan Masih Digodok

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Dari enam warga Ponorogo yang terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19), dua di antaranya adalah suami-istri pegawai Puskesmas Gemaharjo Pacitan.

Pemkab Pacitan berencana menutup sementara puskesmas yang berada di perbatasan Ponorogo-Pacitan itu. Tapi rencana itu masih dirapatkan atau digodok.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

"Sampai saat ini masih dirapatkan Bupati Pacitan dan sekda (sekretaris daerah). Apakah ditutup atau tidak," kata Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pacitan, Rahmat Dwiyanto, Senin (13/4/2020).

Rahmat menyebut bahwa memang ada usulan dari pegawai Puskesmas Gemaharjo, karena takut dengan penyebaran Virus Corona. Apalagi terbaru ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) dari staf Puskesmas Gemaharjo, tetapi menjadi pasien di Ponorogo.

"Kerjanya memang di Pacitan, tapi rumahnya Ponorogo. Dirawat di rumah sakit Ponorogo juga," jelas Rahmat.

Namun, Rahmat mengaku belum mengetahui hasil pemeriksaan dari staf puskesmas yang dirawat di Ponorogo tersebut. Tapi informasi yang didapatnya, yang bersangkutan sudah di-rapid test.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Saat ini, sudah ada 34 orang staf Puskesmas Gemaharjo yang di-rapid test, dengan rincian 13 orang tes ulang dan 21 orang hasil tracking yang baru. Hasil rapid test 34 orang itu semuanya negatif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini menyebut bahwa memang ada tambahan PDP yang bekerja di salah satu puskesmas di Pacitan. Staf puskesmas itu telah di-rapid test.

"Tapi untuk hasilnya belum sampai ke saya. Nanti kalau ada saya sampaikan," pungkasnya.

Baca Juga: Gempa Tektonik M6,2 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.