Senin, 15 Jun 2026 03:00 WIB

Berani Tendang Jambret, Dua Siswi SMK Dapat Penghargaan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 07 Mei 2018 12:03 WIB
Dua siswi SMK yang mendapatkan penghargaan
Dua siswi SMK yang mendapatkan penghargaan

jatimnow.com - Keberanian dua siswi SMK di Blitar yang menghentikan aksi penjambretan mendapat perhatian Kepolisian. Dua pelajar tersebut mendapatkan penghargaan atas keberanian mereka melawan kejahatan jalanan dari Kapolres Blitar.

Bertempat di halaman Mapolres Blitar, dua Pelajar atas nama Ratna Suryaning Fitri (18) dan Karisma Nur Anisa (17) menerima apresiasi dari kepolisian.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Diketahui kedua pelajar tersebut menggagalkan upaya penjambretan yang dilakukan oleh Gianto (48), warga Dusun Jatiluhur Rt 04 Rw 04, Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

"Keduanya menjadi korban tapi juga yang berhasil menggagalkan upaya dari pelaku tersebut. Keberanian merekalah yang patut kita jadikan perhatian," kata Wakapolres Blitar Kompol Andi Yuda P. Siboro, Senin (07/05/2018).

Ia mengakui keterbatasan jumlah personil polisi belum mampu memberikan jaminan keamanan di wilayah hukum Polres Blitar. Oleh karena itu ia juga meminta masyarakat untuk mencontoh dua siswi tersebut yang mau terlibat dalam mengungkap sebuah kasus kriminal.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Jumlah kami sekitar tujuh ratus ini belum bisa memberikan jaminan keamanan. Ini yang patut kita apresiasi. Masyarakat kami harapkan juga mau reponsif melapor pada kami kalau seandainya terjadi tindak pidana," imbuhnya.

Sementara itu menurut penuturan Ratna Suryaning Fitri (18), begitu HP-nya dirampas ia dan Karisma Nur Anisa (17) langsung berinisiatif mengejar. Sebelum terkejar, keduanya sempat berganti kemudi lalu mengejar pelaku dan berhasil melumpuhkannya di Jalan Deda Serang tepat setelah jembatan.

"Nah pas setelah jembatan, ada truck tebu parkir kan otomatis jalannya sempit. Begitu mepet, saya dan temen saya sama sama nendang badannya," kata Ratna.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Begitu pelaku tersungkur, keduanya berteriak minta tolong. Tak lama kemudian warga datang membekuk pelaku yang kemudian disusul oleh tiga orang anggota Mapolsek Panggung Rejo.

Reporter: CF Glorian
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.