Minggu, 21 Jun 2026 13:33 WIB

Penipu Bermodus Lowongan Kerja Fiktif Antar Kota Dibekuk di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 09 Apr 2020 17:11 WIB
Kolase pelaku penipuan dan HP korban yang dibawa kabur pelaku diamankan di Mapolsek Pandaan, Pasuruan
Kolase pelaku penipuan dan HP korban yang dibawa kabur pelaku diamankan di Mapolsek Pandaan, Pasuruan

jatimnow.com - Seorang pelaku penipuan bermodus lowongan kerja fiktif asal Sidoarjo diamankan polisi di Pasuruan. Pelaku diburu setelah membawa kabur moto dan handphone (HP) korbannya.

Pelaku penipuan itu bernama Wahyu Setiawan (24), warga Perum Bumi Candi Asri K-2 No. 35, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Dia ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Pandaan, Polres Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Pelaku kami tangkap karena telah melakukan penipuan dengan modus lowongan kerja palsu. Saat bertemu korban, pelaku membawa kabur motor, KTP dan HP korban," jelas Kanit Reskrim Polsek Pandaan, Ipda Budi Luhur, Kamis (9/4/2020).

Korbannya saat itu adalah Firdaus Intan Permatasari (19), warga Dusun Jambe, Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Budi menjelaskan, penipuan itu dilakukan pelaku sekitar pukul 11.00 Wib, Selasa (7/4/2020). Pelaku memulai perkenalannya dengan korban melalui media sosial Facebook.

Dari perkenalan itu, korban tergiur dengan tawaran pelaku yang mengaku bisa memasukkan korban menjadi karyawan di sebuah perusahaan swasta. Dari itu korban menyanggupi untuk menemui pelaku di Pandaan.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Keduanya kemudian bertemu di depan Konter Hanna Pandaan. Dalam obrolannya, pelaku langsung mengeluarkan trik penipuannya. Saat itulah korban diminta menyerahkan dua unit HP-nya dengan alasan akan dimasukkan aplikasi.

Selain itu, pelaku meminta KTP korban untuk difotokopi. Saat itulah pelaku meminjam motor korban. Dan saat korban sudah terlena, pelaku langsung kabur menggunakan motor korban setelah menguasai HP dan KTP korban.

"Korban melapor ke kami karena pelaku tak kunjung kembali ke tempat bertemu keduanya," jelas Budi.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Dan sekitar pukul 16.00 Wib, Tim Unit Reskrim Polsek Pandaan bersama korban dan keluarganya berhasil menyergap pelaku saat berada di tepi jalan raya, tak jauh dari rumahnya.

"Saat pelaku diketahui, keluarga korban sempat mengeroyok pelaku, tetapi berhasil kami redam emosinya hingga pelaku kami bawa ke kantor," ungkapnya.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku telah melakukan tiga kali penipuan dengan modus yang sama. Dua kali di wilayah Polsek Candi Polresta Sidoarjo dan satu di wilayah Polsek Beji Polres Pasuruan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.