Senin, 22 Jun 2026 03:58 WIB

Penyebar Hoaks Pasien Positif Covid-19 di Ponorogo Meninggal Ditangkap

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto bersama penyebar hoaks pasien Covid-19 meninggal dunia (kiri)
Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto bersama penyebar hoaks pasien Covid-19 meninggal dunia (kiri)

jatimnow.com - Pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks tentang pasien terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) di Kota Reog meninggal dunia akhirnya terungkap. Polisi menangkap AH (44), warga Desa Semanding, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto mengatakan, berita hoaks itu diupload pelaku di grup Facebook Info Cegatan Warga Ponorogo (ICWP).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Berita itu dipastikan hoaks. Diperkuat keterangan dinas kesehatan bahwa kondisi pasien itu justru semakin membaik dan insyaAllah bisa sembuh," ujar Arief, Kamis (9/4/2020).

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku mendapat foto itu setelah memotret gambar dari bungkus rokok. Padahal gambar di bungkus rokok itu adalah pasien akibat rokok dan bukan pasien Covid-19. Apalagi dalam postingannya pelaku menuliskan bahwa pasien itu adalah pasien Covid-19 yang sudah meninggal dunia.

Baca juga:  Beredar Hoaks Pasien Positif Covid-19 di Ponorogo Meninggal Dunia

"Pelaku sudah minta maaf, termasuk kepada keluarga pasien positif Corona," jelasnya.

Namun permintaan maaf pelaku itu hanya sebagai pertimbangan dan proses hukum atas penyebaran berita bohong akan tetap berjalan.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Supaya jadi pembelajaran masyarakat. Kita jerat dengan Undang-undang ITE. Permintaan maaf ini sebagai bahan pertimbangan di pengadilan," tambahnya.

Sementara pelaku AH mengaku mendapatkan informasi itu dari grup Whatsapp Badan Perwakilan Desa (BPD). Tanpa dicari kebenarannya, pelaku mengupload informasi itu ke grup Facebook Info Cegatan Warga Ponorogo.

"Ya saya itu sebenarnya niatnya pengen masyarakat lebih hati-hati. Langsung saya upload saja," aku AH.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

AH juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat ponorogo khususnya kepada keluarga pasien terkonfirmasi positif corona yang dia sebut dalam postingannya tersebut. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat ponorogo khususnya keluarga. Karena ketidaktahuan saya, saya memberitakan ke masyarakat atas kejadian ini. Sehingga teman-teman bisa sedikit berhati-hati, karena saya juga takut sama virus ini," pungkasnya.

Setelah diposting AH di grup Facebook, berita bohon itu pun menyebar melaluli pesan berantai.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.