Senin, 15 Jun 2026 13:23 WIB

Beredar Hoaks Pasien Positif Covid-19 di Ponorogo Meninggal Dunia

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Berita bohong atau hoaks tentang satu pasien positif Virus Corona (Covid) di Ponorogo meninggal dunia, menyebar melalui pesan berantai WhatsApp. Pembuat hoaks tersebut saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Dalam pesan berantai itu disebut bahwa pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo meninggal dunia. Dalam berita bohong itu, juga tertulis identitas orang yang disebut pasien positif itu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto mengaku sudah mengetahui pesan berantai berisi berita bohong itu. Saat ini, timnya masih melakukan penyelidikan untuk membongkar siapa orang yang membuat dan menyebarkan berita bohong tersebut.

"Kami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini," terang Arief, Rabu (8/4/2020).

Alumni AKPOL Tahun 2001 ini meminta agar masyarakat yang menerima pesan itu tidak ikut menyebarkan, agar kepanikan masyarakat tidak terjadi.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Mari bersama-sama berempati kepada yang terdampak, mari kita beri semangat dan memotivasi agar semuanya sembuh. Kami harap warga tidak ikut menyebarkan berita hoaks itu," tambahnya.

Jika ada tetangganya yang didiagnosa orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif Covid-19, ia juga meminta warga tidak perlu mengucilkan, cukup menerapkan physical atau social distancing.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Jangan sampai kita menghakimi atau mengucilkan masyarakat yang terdampak Corona. Karena penyakit ini bukan aib," tegasnya.

Sampai hari ini, di Ponorogo tercatat tiga pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kondisi tiga pasien itu dikabarkan terus membaik. Ketiganya terpapar Covid-19 dari klaster Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.