Rabu, 17 Jun 2026 12:16 WIB

Lamongan Ajukan PSBB, Zona Merah hingga Dua PDP Meninggal Jadi Alasan

Pemkab Lamongan mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat
Pemkab Lamongan mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat setelah Kota Soto tercatat dalam tiga besar zona merah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Bupati Lamongan Fadeli melalui video conference (vicon) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pucuk, Kepala Puskesmas Pucuk dan dua perwakilan kepala desa se Kecamatan Pucuk, Minggu (5/4/2020).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Akan diberlakukan PSBB, mengingat Lamongan, dua hari lalu sudah 10 yang positif, kemarin 14 dan sekarang sudah 16 yang positif. Akan tetapi kami masih menunggu pengumuman pemerintah. Kami tidak berhak mengumumkannya," ujar Bupati Fadeli.

Karena itu, Bupati Fadeli berharap kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar bekerja lebih cepat dalam menentukan status pasien agar bisa lebih cepat mendapat penanganan lebih lanjut.

"Kami meminta percepatan berita dari pemerintah (pusat), terutama dari menteri kesehatan," ujar Bupati Fadeli.

Ia juga menegaskan kepada seluruh kepala desa agar bersikap tegas dengan mengisolasi warganya yang baru saja pulang dari luar kota. Dan apabila tidak mau diisolasi, lebih baik dikeluarkan dari desa.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"SOP (standar operasional prosedur) bagi para pendatang wajib di karantina selama 14 hari. Setiap kepala desa harus menyiapkan ruang isolasi dan berkordinasi dengan petugas gugus," tegasnya.

Sikap tegas mengenai kebijakan isolasi bagi warga yang baru datang dari luar kota itu ditempuh karena saat ini banyak warga Lamongan yang mudik dari perantauan.

Selain itu, meninggalnya dua orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kecamatan Turi dan Kedungpring, juga menjadi alasan Bupati Fadeli untuk memberlakukan isolasi warganya yang baru datang dari luar kota.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Kita kecolongan atas meninggalnya pasien asal Kecamatan Turi dan Kedungpring. Meski belum dinyatakan positif tetapi pemakaman jenazah sudah diperlakukan secara ketat menganut standar penanganan pasien Covid-19," tambahnya.

Pemkab Lamongan mempersiapkan tempat pelayanan dan isolasi khusus Covid-19. Selain di RSUD dr Soegiri, juga ada Rumah sakit Karangkembang Babat, Puskesmas Deket, Rusunawa, Balai Latihan Kerja (BLK), Stadion Surajaya, Gedung Olahraga, Gedung Bhineka Karya Korpri dan Gedung SD, SMP dan SMA.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.