Jumat, 19 Jun 2026 19:38 WIB

Terperosok dalam Selokan 17 Jam, Bocah di Surabaya Ditemukan Tewas

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 05 Apr 2020 17:24 WIB
Korban dibawa ke kamar jenazah RSU dr Soetomo
Korban dibawa ke kamar jenazah RSU dr Soetomo

jatimnow.com - Seorang bocah yang bernama Nasril asal Tambak Pring Surabaya ditemukan tewas setelah tenggelam di selokan saluran air terbuka yang berada di Jalan Tambak Mayor.

Korban ditemukan setelah tim pencari berjibaku mencari bocah berusia 5 tahun itu selama 17 jam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 20.00 Wib. Saat itu korban diajak ibunya untuk membeli pulsa saat Kota Surabaya diguyur hujan deras.

Ibu korban tidak mengetahui kalau anaknya bermain di selokan yang terbuka. Namun, saat dicari bocah malang tersebut sudah tidak ada.

Ibu korban yang panik kemudian meminta tolong kepada warga yang kemudian melapor peristiwa itu ke Polsek Asemrowo. 

"Kalau menurut keterangan saksi-saksi, korban ini saat itu diajak ibunya beli pulsa. Di pojok perempatan itu kan ada toko pulsa. Nah, mungkin anaknya (korban) ini keseret genangan air terus masuk ke selokan," kata Kapolsek Asemrowo, AKP Hari Setiawan, Minggu (5/4/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menyebut, dikerahkan dua mobil damkar dan dua ekskavator untuk membantu mencari korban.

"Kami langsung lakukan pencarian, dibantu tim Basarnas, Linmas, Satpol PP dan Damkar. Tapi tadi malam sempat kami hentikan pencarian, karena cuaca yang tidak mendukung. Dan keesokan harinya dilanjutkan lagi. Alhamdulillah korban akhirnya ketemu, dan langsung dievakuasi," kata

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Jenazah bocah malang tersebut ditemukan tim gabungan 100 meter dari titik lokasi kejadian sekitar pukul 12.46 Wib.

Korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya menggunakan mobil ambulans PMI.

"Ini murni kelalaian dari orangtua. Saya imbau masyarakat, khususnya di wilayah sini (Jalan Asem Mulya-Tambak Mayor Utara), lebih berhati-hati lagi untuk menjaga anaknya. Apalagi jika diajak bepergian. Sekarang juga lagi musim hujan, lebih waspada lagi," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.