Sabtu, 13 Jun 2026 05:01 WIB

Wabah Virus Corona

Kabar SD di Ponorogo Jadi Tempat Isolasi Pemudik, Warga Blokir Jalan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 05 Apr 2020 16:43 WIB
Warga menutup jalan menuju sekolah dasar yang akan dijadikan sebagai tempat isolasi pemudik
Warga menutup jalan menuju sekolah dasar yang akan dijadikan sebagai tempat isolasi pemudik

jatimnow.com - Pesan berantai yang berisi daftar nama sekolah dasar (SD) di 21 kecamatan yang ada di Ponorogo sebagai tempat isolasi pemudik beredar di media sosial (medsos) WhatsApp.

Akibat pesan itu, warga Jalan Kutilang, Kelurahan Beduri, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo melakukan penolakan dengan memblokir atau menutup pintu masuk dengan memasang spanduk.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Dalam spanduk itu bertuliskan "Kami Warga RT 04/01 Menolak Rencana Tempat Isolasi Pemudik di SDN Beduri I Kabupaten Ponorogo".

Ketua RT 04/01 Kelurahan Beduri, Nuryadi membenarkan jika warganya resah karena pesan berantai itu.

"Warga resah. Sudah mulai tadi malam membahas tentang pesan berantai itu," katanya saat ditemui di lokasi, Minggu (5/3/2020).

Menurutnya, ada beberapa alasan warga untuk menolak rencana itu.

Pertama, keresahan warga karena lokasi SD yang dijadikan sebagai tempat isolasi pemudik untuk membatasi penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) itu dekat dengan pemukiman.

Baca Juga: Siswa SDN 2 Karangpatihan Ponorogo Belajar Dalam Gedung Nyaris Ambruk

"Kami sepakat menolak kedatangan pemudik yang akan diisolasi di tempat ini. Sebelumnya kawasan ini adem ayem," jelasnya.

Alasan kedua, di lokasi banyak anak kecil yang setiap sore hari bermain di halaman SDN Beduri I.

"Alasan ketiga, akses jalan itu gang buntu. Akses keluar masuk sangat sulit dan dikhawatirkan nanti pasti ada keributan," lanjutnya.

Dirinya mengatakan jika tadi malam telah menemui Kepala SDN Beduri dan menyampaikan kabar bahwa sekolahnya akan digunakan sebagai lokasi isolasi pemudik.

Baca Juga: Siswa SDN Kemayoran 1 Bangkalan Gelar Coblosan Ketua Kelas ala Pemilu

"Padahal kan sekolah masih difungsikan. Setahu saya di sana ada sekitar seratusan siswa. Sekolahnya masih dipakai," ujar dia.

Ia bersama warga berharap agar wacana tersebut tidak direalisasikan hingga situasi lebih aman.

"Mudiknya ditunda dan sekolah juga tidak jadi digunakan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.