Rabu, 10 Jun 2026 23:04 WIB

1 Dasawarsa Gresik Sumpek, Kritik Pelayanan Publik hingga Bakti Sosial

Salah satu kegiatan grup Facebook, Gresik Sumpek
Salah satu kegiatan grup Facebook, Gresik Sumpek

jatimnow.com - Sebuah grup Facebook yang bernama Gresik Sumpek (GS) telah berdiri selama satu dasawarsa di Kota Pudak.

Dalam 10 tahun perjalanannya itu, grup komunitas ini menjadi media alternatif bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Salah satu tokoh pendiri GS, Warsito Elem menceritakan di Tahun 2010 dirinya beserta beberapa rekannya menggagas grup sebagai wadah untuk menampung suara masyarakat dalam mengkritisi kebijakan maupun kinerja pemerintahan.

"Jika kita menyampaikan aspirasi melalui jalur formal maka ribet karena harus menggunakan tahapan bertele-tele. Sudah begitu kebanyakan apa yang kita sampaikan ke pejabat hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Dari situ kami berinisiatif membuat GS," kata Warsito, Minggu (5/4/2020).

Imbasnya luar biasa, postingan-postingan yang bersifat informatif bisa diakses secara cepat oleh masyarakat.

Mulai dari pelayanan publik yang buruk, jalan rusak, kecelakaan, kemacetan, pipa pdam yang bocor, tiang listrik ambruk, lampu merah mati, tindak kriminal, orang hilang, penemuan dompet, serta info-info lain yang tiap hari membanjiri beranda GS.

"Alhamdulillah dengan adanya informasi dari masyarakat tersebut membuat pemerintah atau instansi-instansi merespon dengan cepat. Karena itu lama kelamaan GS semakin mendapatkan kepercayaan dari masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Pertemanan GS terus bertambah hingga kini mencapai 498.864 ribu orang. Warsito mengakui awal-awal mengelola GS bukan hal yang mudah.

Banyak sekali postingan asal-asalan yang masuk karena kurang adanya manajemen kontrol yang baik.

"Seiring berjalannya waktu, kami terus benahi termasuk menambah tenaga admin profesional sehingga postingan-postingan yang masuk jadi berkualitas. Komitmen kami anti hoaks," ucap pria 51 tahun itu.

Setelah semuanya berjalan stabil, GS mulai mengembangkan diri dengan mengadakan acara sosial seperti bersih-bersih pantai, santunan anak yatim, bagi tajil gratis di Bulan Ramadan, kampanye anti narkoba, kampanye anti hoaks, sepeda sehat, dan banyak lagi.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

"Bahkan di saat wabah Virus Corona (Covid-19), kami menggelar acara sosialisasi Virus Corona dengan menggandeng salah satu rumah sakit swasta di Gresik," jelasnya.

Bersama puluhan anggota GS lainnya, mereka turun ke jalan untuk melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat dengan membagikan poster anti Virus Corona dan pembagian masker gratis.

"Yang terakhir kami menggandeng Lazismu juga melakukan pembagian makanan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan seperti tukang becak, tukang parkir, pasukan kuning dan lain-lain. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi manfaat bagi banyak orang," pungkas Warsito.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.