Jumat, 19 Jun 2026 22:36 WIB

Pemuda Muhammadiyah Deklarasikan Anti Politik Uang dan SARA di Pilkada

Acara jalan sehat yang digagas Pemuda Muhammadiyah Surabaya.
Acara jalan sehat yang digagas Pemuda Muhammadiyah Surabaya.

jatimnow.com - Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya mendeklarasikan gerakan anti politik uang dan anti isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Hal ini untuk merespon kemungkinan pelanggaran yang terjadi saat pilkada tahun ini.

Deklarasi tersebut dibacakan saat acara jalan sehat untuk memperingati Milad ke-86 Pemuda Muhammadiyah. Acara ini juga diikuti oleh 1000 orang di depan Taman Mundu, Surabaya, Minggu (6/5/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dalam deklarasi yang dibacakan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya, Rahmat serta didampingi Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Arif'an itu, menyebut bahwa bahaya politik uang dan SARA sebagai ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Selain itu, Pemuda Muhammadiyah Surabaya juga menghimbau kepada calon kepala daerah, legislatif, DPD dan partai politik peserta Pemilu Tahun 2019, untuk tidak menggunakan politik uang dan SARA dalam mempengaruhi pilihan pemilih.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pemuda Muhammadiyah Surabaya mengajak pemilih menentukan pilihan secara cerdas berdasarkan visi, misi, dan program kerja bukan berdasarkan politik uang dan SARA," tutur Rachmat.

Pemuda Muhammadiyah Surabaya juga mendukung pengawasan dan penanganan terhadap politik uang dan politisasi SARA yang dilakukan pengawas Pemilu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pemuda Muhammadiyah Surabaya meminta calon Kepala Daerah, Legislatif, DPD dan partai politik peserta Pemilu Tahun 2019 untuk tidak melakukan intimidasi, ujaran kebencian, kekerasan atau aktivitas dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu proses penanganan pelanggaran praktik politik uang dan SARA," paparnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.