Minggu, 21 Jun 2026 22:18 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Tenaga Kesehatan di Jatim Lakukan Rapid Test

Pelaksanaan rapid test di Jatim
Pelaksanaan rapid test di Jatim

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong rumah sakit rujukan dan dinas kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota yang telah menerima bantuan alat rapid test Covid-19 dari pemerintah provinsi untuk segera menggunakannya.

Dari 9.580 alat rapid test yang disebar rumah sakit rujukan, 7.020 yang dibagikan ke dinkes kabupaten/kota serta 1.800 ke dinkes provinsi, tercatat baru 1.316 alat rapid test yang telah digunakan.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

"Update dari alat rapid test massal yang sudah kami bagi ke dinkes kabupaten/kota, dinkes provinsi dan RS Rujukan di Jatim yang sudah digunakan tercatat 1.316," kata Gubernur Khofifah, di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (31/3/2020).

"Maka bagi rumah sakit maupun dinkes yang belum melaksanakan tes cepat massal kami imbau untuk segera melakukan tes sesuai dengan jenjang prioritas perseorangan yang dilakukan tes. Mulai tenaga kesehatan, PDP, hasil tracing pasien positif, orang dalam pemantauan (ODP), hingga OTG (orang tanpa gejala)," imbuhnya.

Dari hasil rapid test yang telah dilakukan tersebut, tercatat ada 28 orang testnya dideteksi positif Covid-19 dari beberapa daerah.

Gubernur Khofifah meminta agar mereka yang hasil tesnya terdeteksi positif segera ditindaklanjuti dengan tes swap PCR (Polymerase Chain Reaction) pendeteksi Virus Corona SARS-CoV-2.

"Rapid test ini fungsinya adalah untuk screening awal. Ini penting juga untuk tracing berikutnya untuk mencegah penyebaran virus corona di Jatim," tegasnya.

Bagi orang yang sudah dinyatakan positif saat rapid test diharapkan orang tersebut diberi rujukan untuk melakukan swap PCR.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Jika yang dideteksi positif adalah statusnya PDP, Gubernur Khofifah menjamin bahwa biaya untuk swap PCR pada PDP tersebut akan gratis ditanggung Pemprov Jatim dan tidak dipungut biaya.

"Untuk PDP, kalau positif hasil swap maka yang menanggung biayanya pemerintah pusat. Kalau negatif yang menanggung kami Pemprov Jawa Timur," tegasnya.

Ia meminta pelaksanaan rapid test serentak dikoordinasikan dengan petugas yang ada di kabupaten/kota dan diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan sumber kerumunan baru.

Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi menegaskan bahwa yang dideteksi positif dalam rapid test belum tentu juga akan terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Gudang Milik Dinkes Tulungagung Terbakar, Ini Penyebabnya

Sebab rapid test fungsinya adalah screening awal dan kalaupun hasilnya positif bisa saja antibodi yang dideteksi oleh alat merupakan antibodi virus corona jenis lain yang sudah dibentuk oleh tubuh.

"Rapid test bukan gold standart untuk deteksi Covid-19 tapi cukup untuk screening awal. Dan belum pasti yang positif di rapid test itu menderita Covid-19, bukan begitu. Tapi bisa jadi dia mendeteksi antibodi untuk virus corona yang lain seperti SARS atau MERS. Jadi konfirmasi presisi harus di swap PCR," terang Joni.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.