Jumat, 19 Jun 2026 03:15 WIB

Sembunyikan Sabu di Buah Durian, Dua Pedagang asal Surabaya Ditangkap

Dua penjual durian pengkonsumsi sabu dicokok Satresnarkoba Polrestabes Surabaya
Dua penjual durian pengkonsumsi sabu dicokok Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Berdalih menambah stamina saat berdagang, dua orang penjual durian yang mengkonsumsi narkotika jenis sabu ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Kedua pengguna sabu itu adalah Dian Yusuf Edang Wela (33), dan Patrick Aditya Debby Adinata (28), asal Jalan Lidah Kulon, Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan keduanya ditangkap saat sedang berjualan durian di kawasan perumahan mewah di Surabaya Barat. Mereka diketahui menyembunyikan sabu di kulit durian jualannya agar tidak diketahui polisi.

"Ini merupakan modus lama yang sering kami temukan saat mengamankan pemakai yang berstatus wiraswasta," kata AKBP Memo Ardian, Senin (30/3/2020).

Dari tangan kedua tersangka, lanjut Memo, anggotanya berhasil menyita barang bukti dua poket narkoba jenis sabu dengan berat masing-masing 0,60 gram dan 0,29 gram.

"Barang itu diselipkan di kulit durian. Namun, oleh keduanya buah yang telah diselipkan sabu tidak ikut di display," tegas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mantan Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kep Riau itu menjelaskan keduanya ditangkap berdasarkan informasi masyarakat yang kerap melihat kedua tersangka mengkonsumsi narkoba.

"Awalnya kami intruksikan anggota untuk mengintai di rumahnya. Namun, kami kembali memperoleh informasi jika kedua tersangka sering berada di lapak durian di perumahan mewah itu. Anggota kemudian bergerak hingga meringkus keduanya," ujarnya.

Di depan polisi, tersangka Yusuf mengaku selama ini dia dan kawannya mengkonsumsi sabu agar kuat dalam bekerja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Untuk menambah stamina saja, biar kuat saat berjualan," kata Yusuf.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.