Senin, 15 Jun 2026 12:57 WIB

Positif Corona di Magetan Jadi 9 Kasus

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 29 Mar 2020 10:05 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang pasien asal Magetan yang sebelumnya meninggal dunia terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19). Dengan penambahan tersebut, kasus positif Covid-19 menjadi 9 orang.

Bupati Magetan Suprawoto menyebut, satu orang yang terkonfirmasi positif itu adalah pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia 25 Maret 2020 lalu. Hasil tes swap-nya menyatakan bahwa orang tersebut positif Corona.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

"Yang terkonfirmasi positif adalah PDP yang meninggal dunia kemarin. Meninggalnya di salah satu rumah sakit rujukan di Sidoarjo. Bukan yang dirawat di Madiun," jelasnya.

Dia menambahkan, hasil tracking Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan, pasien itu adalah warga Magetan yang bekerja di Jakarta. Meski begitu, PDP tersebut dimakamkan di Magetan. Suprawoto menilai bahwa proses pemakaman sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Baca juga:  Dua PDP Corona asal Magetan Meninggal Dunia

"Dimakamkan di Magetan. Akan tetapi kami pastikan semua berjalan sesuai protokol. InsyaAllah aman," ungkapnya.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Menurutnya, pasien tersebut terpapar Virus Corona saat mengikuti sebuah seminar di Bogor, Jawa Barat. Sama halnya dengan pasangan suami istri asal Magetan dan pasien yang meninggal di Solo.

"Tidak ada hubungan keluarga, tetapi sama-sama mengikuti seminar di Bogor. Di Magetan itu ada tiga keluarga yang ikut seminar tersebut," beber Suprawoto.

Dari hasil laboratorium, selain positif Corona, pasien itu mempunyai penyakit penyerta yaitu penyakit jantung. Usianya pasien tersebut sekitar 50 tahun.

Baca Juga: Belanja di Pasar Murah Lembeyan Magetan, Warga Bisa Dapat Diskon Khusus

Diketahui, dua PDP asal Magetan meninggal dunia. Kedua pasien itu sebelumnya dirawat di rumah sakit rujukan yang berbeda. Satu dirawat di RSUD dr Soedono Madiun, salah satunya di rumah sakit di Sidoarjo.

Yang sempat dirawat di RSUD dr Soedono Madiun berjenis kelamin perempuan, asal Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Sementara yang sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Sidoarjo berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Barat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.