Selasa, 16 Jun 2026 14:47 WIB

Magetan Berstatus Darurat Corona, Bupati Minta Warga Patuhi Aturan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 22 Mar 2020 17:28 WIB
Bupati Magetan Suprawoto (Foto: Dok. jatimnow.com)
Bupati Magetan Suprawoto (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyatakan wilayahnya darurat Virus Corona (Covid-19). Itu diterapkan menyusul tiga warga Magetan dinyatakan positif virus tersebut.

"Kami nyatakan darurat Corona per hari ini. SK (Surat Keputusan) dalam proses," kata Bupati Magetan, Suprawoto, Minggu (22/3/2020).

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Atas status itu, Suprawoto menyampaikan bahwa semua ruang publik ditutup, seperti halnya alun-alun. Penjual yang selama ini mengais rezeki di jantung kota Magetan itu tidak diperbolehkan berjualan.

"Tidak boleh jualan dan agar menghindari berkumpulnya orang. Karena alun-alun setiap hari ramai. Terlebih Sabtu dan Minggu. Kami minta warga patuhi aturan ini," tegasnya.

Selain itu, tempat hiburan malam, rumah karaoke hingga tempat wisata juga ditutup. Untuk teknisnya, akan ditangani Satpol PP yang sudah ia minta berpatroli ke alun-alun untuk membubarkan kerumunan warga.

Dia juga meminta masyarakat bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Kami mengimbau ke seluruhnya, alim ulama dapat melanjutkan informasi ini ke seluruh jemaah," tambahnya.

Meski begitu, Suprawoto tetap meminta warganya tidak terlalu panik. Ia mengajak seluruh warga hidup sehat hingga sosial distancing atau menjaga jarak.

Lantas apakah Magetan akan menerapkan pembatasan orang yang keluar masuk wilayahnya? Suprawoto masih belum bisa memastikannya.

Baca Juga: Belanja di Pasar Murah Lembeyan Magetan, Warga Bisa Dapat Diskon Khusus

"Kita sedang menyusun teknisnya. Magetan kebetulan kotanya bukan jalan raya antar Provinsi," tandasnya.

Tiga orang di Magetan dinyatakan positif Virus Corona. Kasus pertama yaitu istri dari pria yang meninggal dunia di Solo. Kasus kedua adalah suami istri yang tercatat usai mengikuti sebuah acara seminar di Bogor, Jawa Barat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.