Jumat, 19 Jun 2026 06:42 WIB

Ningsih Tinampi Luruskan Ucapan soal Virus Corona Masuk Tubuhnya

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 22 Mar 2020 14:58 WIB
Ningsih Tinampi saat mengobati pasiennya
Ningsih Tinampi saat mengobati pasiennya

jatimnow.com - Ningsih Tinampi meluruskan perkataannya yang disebut telah memasukkan Virus Corona (Covid-19) ke tubuhnya. Ia meminta masyarakat tidak salah paham dan memperhatikan lebih jeli lagi setiap kata yang ia ucapkan di channel Youtube-nya.

"Jangan diplintir-plintir, lha mbok kata-katae dilihat. Ayo kita menanggulangi Corona. Rasanya kalau badan kemasukan Corona itu kayak begini. Kan saya bilang begitu," jelas Ningsih Tinampi saat dihubungi jatimnow.com, Minggu (22/3/2020).

Baca Juga: Golkar Jatim Siapkan Kegiatan Sambut Ramadan, Pengurus Daerah Wajib Tahu

Ningsih pun menegaskan bahwa dirinya tidak tahu bentuk fisik Virus Corona itu. Ia juga menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memasukkan virus itu ke tubuhnya.

Namun dengan kemampuannya, ia mengaku bisa merasakan efek Corona saat virus itu menyerang tubuh manusia. Di bagian mana saja rasa sakit yang akan diderita serta bagimana cara mengatasinya.

"Gak pernah saya begitu (memasukkan corona ke tubuhnya). Mangkanya, jeli kalau melihat (video Youtube). Orang sakit Corona itu, waktu saya rasuki. Wong seng tak masuki rasane (yang saya rasuki itu rasanya), tenggorokannya gak nyaman, dada sesak, ulu hati selalu mual," ungkapnya.

Baca Juga: Menkes Perkirakan Pandemi Covid-19 Berubah jadi Endemi

Ningsih membeberkan jika semua penyakit bisa dirasakannya. Itulah alasan awalnya ia membuka praktik pengobatan alternatif. Kemampuan itu bisa dibuktikan saat ada pasien sakit hingga tidak bisa bicara. Dengan doa dan terapi yang dilakukannya, orang tersebut bisa sembuh.

"Semua penyakit kan aku bisa merasakan. Kalau gak bisa merasakan ya gimana saya bisa mengobati. Kalau ada pasien gak bisa ngomong gitu, masak saya harus diam juga, gak bisa ngobati," paparnya.

Baca Juga: Mencicipi Kuliner Legendaris di Kediri, Soto Ayam Bok Ijo Wajib Dicoba

Ningsih menambahkan, pembahasan tetang wabah Corona tidak bisa dihindarinya. Sebab profesi yang ditekuninya adalah pengobatan. Selain itu, banyaknya pasien yang bertanya tentang tips menghadapi wabah Corona, membuatnya mau tidak mau menjawab pertanyaan itu.

"Kita ini kan pengobatan, otomatis aku menyangkut kata-kata itu (Corona). Karena apa? pasienku banyak yang tanya. Gimana Bu Ning cara menanggulangi corona, biar badan saya tidak kena. Banyak yang tanya itu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.