Jumat, 24 Jul 2026 22:00 WIB

Hadapi Corona, Pemkab Siapkan Jaring Pengaman bagi Warga Banyuwangi

Pemberian jaring pengaman oleh Pemkab Banyuwangi
Pemberian jaring pengaman oleh Pemkab Banyuwangi

jatimnow.com - Cegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyiapkan jaring pengaman ditengah pembatasan sosial (social distancing).

Jaring pengaman itu ditujukan antara lain untuk pengemudi becak, pedagang kaki lima (PKL) skala mikro, dan sebagainya.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

"Kita paham ada dampak ekonomi dari social distancing, terutama kepada warga yang mengandalkan pendapatan harian. Masih ada sebagian kita yang bekerja untuk makan hari ini, tidak bisa mereka work from home, dan itu fakta yang menuntut perhatian kita karena pendapatan mereka pasti merosot di tengah kondisi saat ini," terang Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Rabu (18/3/2020).

"Contohnya bapak-bapak pengemudi becak, orang membatasi pergi ke luar rumah, pendapatan mereka kan terancam. Kemudian penjual pentol atau mainan sederhana anak-anak yang biasa mangkal di depan sekolah, kan sekarang anak-anak belajarnya di rumah, jadi pendapatan mereka ikut turun," imbuh Anas.

Menurutnya, mereka memerlukan semacam jaring pengaman ekonomi agar taraf hidupnya tidak semakin merosot.

Jaring pengaman tersebut antara lain dengan pemberian paket sembako, seperti yang sudah diluncurkan Pemkab Banyuwangi pada hari ini kepada para warga dengan pekerjaan yang mengandalkan pendapatan harian, terutama pengemudi becak.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Secara berkelanjutan ini akan diberikan. Semoga bisa sedikit membantu dalam situasi saat ini," harapnya.

Anas juga mengajak semua pihak untuk memperkuat solidaritas sosial dalam situasi seperti saat ini. Pelaku usaha menengah-besar swasta dan BUMN bisa melakukan langkah serupa untuk membantu menyalurkan jaring pengaman bagi warga yang mengandalkan pekerjaan harian.

"Saatnya gotong royong, menjadi pelaku usaha pelopor, menjadi BUMN pelopor dalam membantu masyarakat dan kelompok rentan. Silakan BUMN dan swasta atau siapa pun bisa bersama-sama kita bergerak, beli kebutuhan makan-minum di warung-warung rakyat lalu disalurkan ke warga rentan sebagai jaring pengaman di situasi saat ini," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Selain jaring pengaman kepada warga dengan pekerjaan yang mengandalkan pendapatan harian, sejumlah program sosial lain untuk warga miskin nonproduktif di Banyuwangi tetap berjalan, seperti program Rantang Kasih yang mendistribusikan makanan kepada warga lanjut usia sebatang kara setiap hari secara gratis.

Salah seorang pengemudi becak, Suyanto mengatakan paket sembako dibutuhkan warga dengan pekerjaan yang mengandalkan pendapatan harian seperti dirinya. Apalagi, dalam situasi seperti saat ini.

"Memang saya dikasih tahu untuk mengurangi ke luar rumah, tapi kan pekerjaan saya pengayuh becak. Untungnya, diberi paket sembako ini," kata dia.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.