Senin, 15 Jun 2026 20:52 WIB

Sergap Pengedar Narkoba, Polisi Juga Temukan Pedang hingga Bom Ikan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 16 Mar 2020 18:12 WIB
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menunjukkan senjata tajam yang disita dari pengedar narkoba
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menunjukkan senjata tajam yang disita dari pengedar narkoba

jatimnow.com - Satresnarkoba Polres Pasuruan menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu. Pengedar bersenjata pedang hingga celurit dan bom ikan (bondet) itu teridentifikasi dari pengembangan kasus sebelumnya.

Pengedar sabu itu bernama Muzayin (36), warga Dusun Pohgading Putoh, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Setelah kami tangkap kurirnya, kemudian kita kembangkan hingga membekuk pengedarnya ini," jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Rofiq menjelaskan, pengedar itu disergap timnya saat berada di depan rumahnya. Saat digeledah, pengedar itu menguasai empat poket sabu dengan berat sekitar seberat 1,07 gram.

"Namun saat dilakukan penggeledahan di dalam kamarnya. Kami mendapati 10 unit bahan peledak jenis bondet dan tiga senjata tajam jenis pedang serta celurit," ungkap Alumni AKPOL Tahun 2001 ini.

Di hadapan polisi, pengedar sabu ini berdalih jika semua bahan peledak dan senjata tajam itu bukan digunakan untuk sarana kejahatan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Bondet dan senjata tajamnya untuk koleksi pak, tidak dijual," aku Muzayin.

Muzayin juga mengaku baru satu bulan menjalankan bisnis narkobanya. Namun hal itu dibantah oleh Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan AKP Sugeng Prayitno.

"Informasi yang kami kumpulkan, Muzayin ini sudah lama jadi bandar sabu," tegas Sugeng.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Atas perkara ini, sang pengedar terancam hukuman dengan pasal berlapis, yaitu pasal tentang pemberantasan narkotika dan undang-undang darurat.

"Terkait bondet dan sajam ini sebenarnya digunakan pelaku untuk apa, akan diselidiki kawan-kawan dari Satreskrim," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.