Rabu, 17 Jun 2026 02:09 WIB

Gubernur Khofifah Pantau Proyek Padat Karya Dana Desa di Magetan

Peninjauan proyek padat karya tunai di Magetan oleh Gubernur Khofifah
Peninjauan proyek padat karya tunai di Magetan oleh Gubernur Khofifah

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memantau proyek padat karya tunai Program Dana Desa sebesar Rp 1,187 Miliar di lereng Gunung Lawu, di Dusun Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (11/3/2020).

Di lokasi tersebut, Khofifah bercengkrama dengan para pekerja dan menggelar pertemuan terbuka dengan warga, serta meninjau taman wisata Genilangit.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Kepala Desa Genilangit, Pardi mengatakan selain untuk pekerjaan peningkatan jalan usaha tani, dana desa tahun ini juga dialokasikan untuk penyelenggaraan Paud, TK dan TPA, pengelolaan perpustakaan milik desa, penyelenggaraan pos Kesehatan, penyelenggaraan Posyandu, dan penyuluhan pelatihan bidang kesehatan.

"Ke depan kami tingkatkan potensi desa dengan mengoptimalkan potensi wisata alam selain taman wisata yang sudah ada, serta menyediakan fasilitas penunjang seperti homestay," kata Pardi.

Gubernur Khofifah mengapresiasi perencanaan pengembangan Desa Genilangit. Menurutnya, dana desa adalah salah satu instrumen yang akan merealisasikan perencanaan tersebut dengan konsep dan penataan yang lebih baik.

Kedatangannya ke desa di lereng Gunung Lawu itu untuk memastikan bahwa kegiatan padat karya tunai berjalan dengan baik.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

"Pembangunan infrastruktur dari program padat karya nanti akan berdampak pada peningkatan income warga desa," terang Khofifah.

Secara keseluruhan, nilai total Dana Desa untuk 207 desa di Kabupaten Magetan sebesar lebih dari 171 Miliar. Per 10 Maret 2020, sudah ada 39 desa yang dicairkan dengan nilai lebih dari Rp 13 Miliar.

Jawa Timur sendiri pada 2020 menerima dana desa sebesar Rp 7,654 Triliun, naik sekitar Rp 213 Miliar dari Rp 7,441 Triliun di tahun 2019.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Jumlah tersebut akan disalurkan kepada 7.724 desa. Rata-rata, per desa nantinya akan menerima Rp 700 hingga Rp 1 Miliar.

Penyaluran tahap pertama sebesar Rp 40 persen diharapkan rampung sebelum Juni 2020. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengingatkan penerima Dana Desa tahap pertama 2020, merealisasikan dana desa untuk kegiatan padat karya tunai.

"Padat Karya Tunai akan sangat membantu dalam ketahanan ekonomi di desa, karena disitu ada perputaran uang, daya beli mengalami kenaikan, karena ada pekerjaan," jelas Khofifah.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.