Kamis, 18 Jun 2026 08:37 WIB

Gagalkan Aksi Kejahatan, Dua Pelajar di Madiun Diganjar Penghargaan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 10 Mar 2020 14:45 WIB
Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto memberikan penghargaan kepada dua pelajar yang gagalkan aksi kejahatan
Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto memberikan penghargaan kepada dua pelajar yang gagalkan aksi kejahatan

jatimnow.com - Aksi Anissa Rodhotul Hannah dan Alfatir Devara Revlin menggagalkan penipuan dan penggelapan handphone (HP) di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun diganjar penghargaan oleh Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto, Selasa (10/3/2020).

Eddwi mengatakan, kedua pelajar itu berhasil mengagalkan tindak kejahatan yang terjadi pada Kamis (5/3/2020) siang, di rumah Anissa, Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Alumni AKPOL Tahun 2000 ini menambahkan, peristiwa bermula saat pelaku bernama Sukirno (56), warga Kecamatan/Kabupaten Madiun, mendatangi rumah korban Anissa. Pelaku berpura-pura sebagai petugas PLN yang akan memperbaiki kabel listrik yang usang.

"Saat dipersilahkan masuk oleh korban, pelaku berpura-pura memperbaiki sambungan kabel listrik," jelas Eddwi.

Setelah beberapa saat, pelaku meminjam handphone korban dengan dalih memfoto pohon yang mengganggu kabel listrik serta meteran. Alasannya, foto itu akan dikirim kepada atasannya.

"Pelaku berdalih tidak membawa HP sehingga meminjam HP korban," tambah mantan Kapolres Probolinggo ini.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Saat korban lengah, pelaku kabur dengan membawa HP korban. Melihat itu, korban sontak berteriak maling sembari meminta tolong. Korban bersama ibunya berusaha mengejar pelaku.

"Saat berhasil mengejar pelaku, korban Anissa yang dibonceng ibunya kemudian menendang pelaku. Namun korban dan ibunya malah terjatuh," jelas Eddwi.

Saat peristiwa berlangsung, Alfatair yang mengendarai motor dari arah berlawanan langsung menabrakan motornya ke pelaku hingga pelaku terjatuh dan ditangkap warga sekitar.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Sedangkan Anissa mengalami luka di kaki kiri dan tubuhnya, ibunya luka ringan. Sementara Alfatair juga mengalami luka ringan.

"Kedua pelajar ini telah berhasil mengagalkan tindak kejahatan. Untuk itu kami memberikan apresiasi karena mereka sudah membantu tugas kepolisian. Semoga ini bisa menjadi contoh agar masyarakat yang lain tidak tinggal diam ketika melihat aksi kejahatan di sekitarnya," tandas Eddwi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.