Jumat, 19 Jun 2026 18:18 WIB

Jangan Panik! 65 Warga Jatim yang Sempat Diisolasi di Natuna itu Sehat

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana (tiga dari kiri)
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana (tiga dari kiri)

jatimnow.com - 65 warga asal Jawa Timur yang dijemput Pemerintah Indonesia dari China dan sempat diisolasi 14 hari di Natuna, sudah dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Mereka bahkan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing, beberapa waktu lalu.

Namun, surat bernomor 267/02.00/YANKES/III/2020 dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim yang berisi 65 warga Jatim yang telah dinyatakan sehat atau negatif atau bebas Virus Corona, beredar dalam dua hari terakhir.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Kami tidak tahu kenapa beredar. Tapi memang benar surat itu dari kami," jawab Sekretaris PMI Jatim, Edi Purwinarto saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2020) malam.

Edi menegaskan bahwa surat itu ditujukan bagi internalnya agar melakukan pendampingan trauma terhadap 65 warga di Jatim yang sudah dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan setelah diisolasi 14 hari di Natuna.

"Jadi PMI juga hadir untuk menghilangkan trauma itu. Sebab sebelumnya ada penolakan, sehingga terjadi trauma. Jadi itu sudah clear. Dan kita menangani masalah trauma," terangnya.

Dalam surat itu, Edi menegaskan bahwa ada poin yang menyebut bahwa 65 warga Jatim itu telah dinyatakan sehat berdasarkan Surat Keterangan Sehat dari Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Timur Herlin Ferliana menyebut jika surat edaran dari PMI bertuliskan 65 warga Jatim yang tersebar di 15 kabupaten/kota, merupakan salah satu upaya pencegahan.

"Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menggolongkan jadi dua kelompok. Pertama orang sehat dan kedua orang gejala atau sakit," ujar Herlin saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2020).

Herlin juga menegaskan bahwa 65 warga Jatim yang dimaksud dalam surat PMI itu adalah warga dipulangkan dari Wuhan, Hubei, Tiongkok.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Sedangkan 65 orang sesuai surat PMI, itu merupakan kelompok satu yaitu orang sehat setelah dikarantina di Pulau Natuna selama 14 hari," jelasnya.

Herlin menambahkan, pada kategori orang dengan gejala atau sakit, ada empat klasifikasi. Pertama orang sakit dalam pemantauan (ODP). Kedua, pasien dalam pengawasan (PDP). Ketiga, probable atau orang sakit tetapi para ahli ragu menyimpulkan hasil laboratorium.

"Dan keempat konfirmasi adalah orang sakit dan hasil laboratoriumnya ditemukan covid-19," jelas Herlin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.