Rabu, 17 Jun 2026 08:43 WIB

Bongkar Home Industri di Pasuruan, 2,5 Ton Ikan Asin Formalin Disita

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 05 Mar 2020 11:14 WIB
Ikan asin berformalin yang diamankan Satreskrim Polres Pasuruan Kota
Ikan asin berformalin yang diamankan Satreskrim Polres Pasuruan Kota

jatimnow.com - Sebanyak 2,5 ton ikan asin berformalin diamankan Satreskrim Polres Pasuruan Kota dalam penggerebekan sebuah home industri di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Turut diamankan pemilik home industri yakni, Ayub Robit (51), warga Dusun Padekan, Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Penggerebekan ini kami lakukan berdasarkan dari laporan masyarakat yang resah. Total barang bukti ikan asin berformalin ini ada 101 kardus. Totalnya sekitar 2,5 ton," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander, Kamis (5/3/2020).

Dari hasil penyidikan, diketahui pelaku telah menjalankan bisnisnya dalam 4 tahun terakhir. Untuk
area pemasaran ikan asin berformalin terbilang cukup luas. Yaitu Kota Solo, Jogjakarta dan Kabupaten Tuban serta Kabupaten Pasuruan.

"Lokasi yang dituju tersangka ini adalah pasar-pasar tradisional," ungkapnya.

Polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal 136 huruf b atau Pasal 140 UU RI No. 18 tahun 2012, tentang pangan dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun dan denda Rp 10 Miliar.

"Kita jeratkan pasal tambahan untuk tersangka Ayub, dengan Pasal 62 Jo Pasal 8 ayat 1 (a) UU RI No. 8 tahun 1999, tentang perlindungan konsumen. Ancaman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 2 Miliar," pungkas AKBP Dony.

Baca Juga: Gus Ipul Ajak Masyarakat Kota Pasuruan Stop Membeli Rokok Ilegal

Terkait bahan yang digunakan, pelaku mendapatkannya dari Suwandi (50), asal gang Puspo Mulyo, Kelurahan Ronggo Mulyo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.

"Saya hanya disuruh Pak Ayub. Saya tahu kalau itu formalin untuk mengawetkan ikan asin," kata Suwandi.

Di depan polisi, Ayub mengaku jika penggunaan formalin di ikan asin dilakukan saat waktu cuaca hujan atau tidak ada panas.

"Biar keringnya stabil dan tidak berulat. Teksturnya juga bagus," kata Ayub.

Baca Juga: Home Industry Makanan Ringan di Malang Terbakar

Ia menjelaskan, dalam 2 ton ikan bilas segar dibutuhkan 0,5 kilogram cairan formalin.

"Per kilonya ikan asin ini ya dijual dengan harga umum. Biasanya Rp 8.500 per kilogram," ujarnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.