Rabu, 17 Jun 2026 12:09 WIB

Jadi Teladan, Sepuluh Wajib Pajak Banyuwangi Raih Penghargaan

Apresiasi wajib pajak di Banyuwangi
Apresiasi wajib pajak di Banyuwangi

jatimnow.com - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Banyuwangi menggelar malam apresiasi wajib pajak (WP).

Ada sepuluh wajib pajak di Banyuwangi yang dinilai telah memberikan kontribusi pajak terbaik pada tahun 2019.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Jawa Timur III Agustin Vita Avantin mengatakan acara tersebut merupakan bentuk apresiasi atau penghargaan dari Dirjen Pajak kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi.

"Sepuluh ini telah kami nilai kontribusinya yang terbaik untuk negara, terutama untuk daerah. Kami bersyukur, hingga penerimaan pajak daerah di Banyuwangi lebih dari 100 persen, alias melebihi target," kata Agustin di sela acara malam penganugerahan pada Jumat, (21/2) malam.

Selain memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang berkontribusi dalam penerimaan pajak, KPP Pratama Banyuwangi juga memberikan penghargaan kepada tempat penerimaan pajak terbesar tahun 2019.

"Kami juga memberikan apresiasi kepada perbankan yang membantu kami. Bahkan saat sibuk-sibuknya masa pembayaran pajak, mereka dengan rela mau membuka lebih waktunya lebih lama lebih sabar melayani para wajib pajak mitra kami untuk tempat pembayaran" ujar Agustin.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meyampaikan rasa syukurnya. Sampai saat ini Kabupaten Banyuwangi mengalami pertumbuhan dan pencapaian pajaknya melampaui target.

Banyuwangi telah berupaya meningkatkan kontribusi pajak di wilayahnya. Salah satunya dengan melakukan renegoisasi pajak bagaimana perusahaan yang melakukan aktivitas ekonomi di Banyuwangi mendaftarkan NPWP-nya di Banyuwangi, bukan di kota lain.

"Saya yakin jika para wajib pajak terutama perusahaan besar secara bertahap memindahkan wajib pajaknya ke Banyuwangi, maka ke depan pendapatan pajak di Banyuwangi akan semakin meningkat, dan ujungnya pendapatan dari pajak tersebut bisa dimanfaatkan untuk membiayai program pembangunan yang ada di Banyuwangi," kata Anas.

Baca Juga: Cara Mudah Lapor Pajak 2026

Acara tersebut, juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada insan musik di Banyuwangi. Menurut Agustin, apresiasi ini diberikan karena mereka turut berkontribusi dalam pengembangan pariwisata Banyuwangi dalam bidang seni.

"Selain apresiasi kepada kiprah mereka, ini juga bagian dari komitmen dari Ditjen Pajak untuk turut mengembangkan seni budaya lokal. Para seniman-seniman ini harus kita wadahi dan harus kita dorong untuk mengembangkan budaya asli kita budaya lokal kita,"ujar Agustin.

Dalam kesempatan itu, juga diumumkan Lomba Cipta lagu Bahasa Osing dengan tema "Ojo Korupsi".

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.