Rabu, 17 Jun 2026 00:49 WIB

Piala Gubernur Jatim 2020

Sesal Persija Usai Dibungkam Persebaya: Kenapa Dimainkan di Sini

Skuad Persija dalam jumpa pers usai pertandingan final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo
Skuad Persija dalam jumpa pers usai pertandingan final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo

jatimnow.com - Persija harus mengakui keunggulan Persebaya dengan setelah ditekuk 1-4 dalam laga final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/2/2020).

Pelatih Persija Sergio Farias mengatakan, laga final seharusnya tidak digelar di Sidoarjo yang menurutnya dekat dengan Surabaya.

Baca Juga: Match For Goodness, Cara Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bantu UMKM Lokal

"Saya tidak mengerti dan heran kenapa partai final dimainkan di sini (Sidoarjo) yang notabene kandang Persebaya," kata Sergio Farias usai pertandingan, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: 

Sergio Farias menambahkan, seharusnya pertandingan dimainkan di tempat netral. Menurutnya, hal hal ini bisa berdampak tidak baik dan buruk bagi persepakbolaan Indonesia.

Skuad Persebaya dalam jumpa pers usai pertandingan final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Delta SidoarjoSkuad Persebaya dalam jumpa pers usai pertandingan final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Mengapa harus hadapi situasi seperti ini (perubahan tempat pertandingan). Saya rasa itu tidak baik buat sepak bola Indonesia," ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh pemain tengah Persija Marc Anthony. Dia menjelaskan, seharusnya pertandingan dimainkan di tempat netral bukan di Sidoarjo yang masih menjadi basis pendukung Persebaya.

"Saya tidak mengerti kenapa main di kandang Persebaya. Oke kalau ini memang liga dan Persebaya menjadi tuan rumah. Tapi ini final, seharusnya main di tempat netral," tambah Anthony.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Sementara pelatih Persebaya Aji Santoso menyebut bahwa permainan anak asuhnya sangat baik.

"Pemain melakukan apa yang saya sarankan. Pemain bermain bagus, semua mendengarkan apa yang saya terapkan. Semoga dengan raihan ini bisa berdampak positif bagi Persebaya di Liga 1 musim ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.