Rabu, 17 Jun 2026 07:37 WIB

Piala Gubernur Jatim 2020

Kerusuhan Antar Suporter di Kota Blitar, Polisi: Tak Ada Korban Jiwa

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 19 Feb 2020 14:49 WIB
Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard Sinambela memimpin pengamanan laga semifinal Piala Gubernur Jatim di Kota Blitar, Selasa (18/2/2020)
Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard Sinambela memimpin pengamanan laga semifinal Piala Gubernur Jatim di Kota Blitar, Selasa (18/2/2020)

jatimnow.com - Kerusuhan antar suporter di luar Stadion Soeprijadi Kota Blitar ternyata ditumpangi tangan jahat dengan menyebar informasi korban tewas. Polisi memastikan kabar tersebut bohong dan tidak ada satupun korban jiwa dalam kerusuhan tersebut.

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard Sinambela menegaskan tidak korban jiwa dalam kerusuhan yang terjadi Selasa (19/2/2020) tersebut. Hanya ada korban luka patah kaki dan di wajah. Korban luka lain yang sempat dirawat di rumah sakit bahkan sudah pulang.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Tidak ada (korban jiwa). Saya sudah cek ke seluruh rumah sakit yang ada. Dan memang tidak laporan korban jiwa di wilayah kita. Jadi informasi di media sosial itu kami pastikan bohong alias hoaks," ujar Leonard, Rabu (19/2/2020).

Dalam upaya pemulihan keamanan pascakerusuhan, semua aparat keamanan yang terlibat mengevakuasi suporter menggunakan 17 truk angkut dari TNI, Polri serta Satpol PP untuk mengantar para suporter ke tempat asalnya.

Baca juga:  

Alumni AKPOL 2000 ini menjelaskan, sejumlah suporter diantar ke Surabaya mengambil jalur Kediri. Beberapa suporter lain diantar Malang melalui Terminal Patria Kota Blitar dengan pengawalan ketat. Bahkan pemulangan itu melibatkan Polres Kediri, Tulungagung dan Malang.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Di sisi lain, Leonard mengakui ada beberapa suporter yang jadi sasaran amukan warga yang tidak terima tempatnya dijadikan ajang kerusuhan. Saat menyisir sejumlah jalan, ada sekitar 7 suporter yang dimassa. Bahkan saat mobil patroli mengangkut suporter sempat dikejar warga.

Leonard menyebut ada sekitar dua ribu orang dari kedua kelompok suporter yang datang ke Blitar untuk mendukung Persebaya dan Arema FC, meski dari luar stadion. Bahkan sampai di luar stadion, para suporter sempat termakan berita hoaks bahwa sudah ada di dalam stadion.

"Makanya itu saya bilang kegiatan sepakbola tanpa penonton bukan berarti tanpa suporter, ternyata antusiasme yang mau nonton itu kan tinggi. Polisi menerapkan pengamanan sistem ring dan memang tidak boleh masuk. Kalau masuk pertandingan berhenti. Kan itu sudah regulasi. Sehingga petugas pengamanan pasti konsen untuk mengamankan, lokalisir pertandingan itu," bebernya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Leonard menambahkan, karena alasan inilah suporter lantas berkeliling mencari celah yang berbuntut pertemuan antar kedua suporter sehingga memicu bentrokan.

"Mau nonton di kecamatan tidak mau katanya. Padahal kalau datang nonton, katanya mau nonton di Stadion. Hal-hal seperti itu yang memancing mereka keliling. Semua personel sudah kita tempatkan di perempatan. Begitu ada informasi, lantas langsung informasi pasukan di stadion kita geser. Kalau ketemu pasti ada gesekan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.