Rabu, 17 Jun 2026 19:54 WIB

Dua Desa Ponorogo Terendam Banjir, Petugas Pasang Bronjong di Tanggul

Pemasangan bronjong sementara di Ponorogo
Pemasangan bronjong sementara di Ponorogo

jatimnow.com - Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo diketahui menjadi langganan banjir akibat tanggul jebol saat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

"Semenjak saya jadi lurah, kawasan ini selalu banjir. Mulai tahun 2012 sampai 2020," kata Kepala Desa Maguwan, Endang Sunaryati, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga: Dua Desa di Ponorogo Terendam Banjir Akibat Tanggul Jebol

Ia menyebut, penyebab banjir diakibatkan tanggul yang jebol meski bukan di titik yang sama. Menurutnya, warga setiap turun hujan selalu merasa was-was. Ia mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak terkait.

Saat ini, solusi dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo adalah membantu membuatkan bronjong sementara yang diisi dengan batu yang berasal dari Sumber Daya Air (SDA) Kantor Pekerjaan Umum dan Bina Marga atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ponorogo.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Desa juga turut andil. Jadi kerjasama semua pihak membuat bronjong sementara," ujarnya.

Pelaksana teknis BBWS Solo di Madiun, Bambang Murwanto membenarkan jika tanggul yang jebol untuk sementara waktu akan akan dipasang bronjong dengan panjang 8 meter.

Nantinya, pemasangan bronjong itu akan dilakukan pada Kamis (20/2). Ia menyebut tanggul yang jebol memang hanya 6 meter, namun bronjong yang dipasang 8 meter.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Agar tidak meluap lagi, kami memasang agak panjang," jelasnya.

Dalam pekerjaan itu, untuk pemasangan bronjong diperkirakan selesai 2 minggu. Untruk sementara di tanggul yang jebol itu akan dipasang karung yang berisi batu.

"Permintaanya bronjong. Kami umur dulu dan secepatnya kami pasang," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.