Rabu, 17 Jun 2026 10:50 WIB

Tangkap 'Godfather' Sabu, Polisi Diteriaki Maling Hingga Dilempar Batu

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 18 Feb 2020 14:41 WIB
Dua pengedar sabu ditangkap Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota
Dua pengedar sabu ditangkap Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota

jatimnow.com - Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota membekuk seorang bandar sabu-sabu yang dianggap sebagai 'Godfather' narkoba di tempatnya.

Tersangka adalah Sohib (39), warga Jalan Hangtuah Gang 2 Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang berdomisili di Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Pelaku ini adalah bandar besar di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Ia adalah Godfather atau orang yang di tokohkan terkait peredaran narkoba di kampung itu karena kerap membagikan sabu secara gratis," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander, Selasa (18/2/2020).

Ia meneruskan, bukan perkara mudah bagi polisi untuk menangkap pelaku. Usaha Tim Resnarkoba menangkap pelaku sempat gagal karena ada gejolak dan perlawanan dari masyarakat.

Itu tidak lepas dari provokasi yang dilakukan oleh Sohib pada warga. Masyarakat di sana kompak meneriaki maling kepada para petugas yang memakai uniform Polri saat akan melakukan penangkapan.

Selain meneriaki polisi, warga sempat melakukan pelemparan batu dan membuat salah satu polisi mengalami luka di kepala.

Polisi yang tidak menyerah pun akhirnya berhasil menangkap Sohib di sebuah warung dekat tempat tinggalnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Endingnya, kami tetap melakukan tindakan tegas. Menangkap pelaku dan membawa barang bukti sabu seberat 8,97 gram ke Mako," ujarnya.

Dari hasil pengungkapan, diketahui jika Sohib juga mempunyai anak buah yang bertugas mengedarkan sabu-sabu yakni, M Khamid (40), warga Jalan Hang Tuah no 2, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Dihadapan polisi, Sohib mengaku dia menggerakkan massa karena takut ditangkap.

"Takut dipukuli saya," katanya.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

Selain itu, Sohib juga membenarkan jika dirinya seringnya memberikan sabu-sabu secara gratis kepada warga desa. Dirinya mengaku lupa sudah berapa banyak orang yang diberikan sabu gratis miliknya.

"Lupa, mungkin lebih 100 orang (yang di beri sabu). Mereka biasanya minta kalau mau pergi ke laut (nelayan)," jelasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.