Jumat, 19 Jun 2026 00:33 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Panggil Eri Cahyadi, Bawaslu Kota Surabaya Sodorkan 15 Pertanyaan

Eri Cahyadi saat berada di Kantor Bawaslu Kota Surabaya
Eri Cahyadi saat berada di Kantor Bawaslu Kota Surabaya

jatimnow.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Eri Cahyadi akhirnya memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya, Senin (17/2/2020). Eri dimintai keterangan terkait kegiatan warga yang membawa bannernya sebagai bakal calon wali kota Surabaya.

Ketua Bawaslu Kota Surabaya M Agil Akbar mengatakan, pihaknya menyodorkan 15 pertanyaan pada Eri Cahyadi. Pertanyaan tersebut seputar gambar-gambar Eri yang terpampang di beberapa sudut Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Sudah dijawab secara gamblang. Sekitar 15 pertanyaan," terang Agil.

Namun untuk kesimpulannya, Agil menyebut bahwa Bawaslu masih menunggu hasil yang akan keluar Rabu (19/2/2020).

"Kesimpulan belum, nanti kita pleno dulu. Hasilnya hari Rabu. Karena mungkin hari Selasa (18/2/2020) kami mintakan keterangan lagi beberapa pihak," tambahnya.

Saat ditanya sejumlah banner Eri Cahyadi yang sudah terpasang, Agil menjelaskan pihaknya hanya sebatas melakukan inventarisasi.

Baca juga:  Bawaslu Kota Surabaya akan Panggil Eri Cahyadi

"Ada berapa banner tidak hanya punya beliau, tapi punya orang-orang lain. Kita minta inventaris, sekiranya mengganggu ketertiban kita sampaikan," ungkapnya.

Dari penghitungan Bawaslu hingga minggu kedua Februari ini, jumlah banner bergambar Eri Cahyadi sekitar 300 lembar lebih, tersebar di beberapa sudut Kota Surabaya.

Status Eri Cahyadi diketahui masih aktif sebagai ASN di Pemkot Surabaya. Tetapi, lanjut Agil, Bawaslu masih berpegangan teguh soal peraturan yang ada.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kode etik ASN saya pikir cukup jelas mulai dari PP 4 tahun 2004 tentang kode etik ASN. Apalagi Kota Surabaya, kapasitas ASN sudah cukup bagus," tambahnya.

Agil menegaskan, pemanggilan terhadap Eri Cahyadi hanya meminta keterangan apakah Eri terlibat atau tidak dalam pemasangan banner tersebut.

"Kita meminta keterangan apakah beliau itu terlibat apakah menggerakkan atau bagaimana? Kalau tidak ada pelanggaran kenapa dipanggil? Deklarasi. Kalau deklarasi ada kode etik ASN," jelasnya.

Sementara itu, Eri Cahyadi menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui perihal banner bergambar dirinya.

"Hari ini pada intinya ditanya, pertama terkait dengan banner-banner. Bahkan saya juga tidak pernah tahu. Selalu saya katakan, orangnya saya tidak pernah tahu. Kedua terkait dengan terpasangnya, saya juga tidak pernah tahu," tutur Eri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menambahkan, dirinya tidak pernah sekalipun mendaftar untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

"Berkali-kali saya jelaskan, bahwa saya tidak pernah mendaftar di mana-mana. Hingga saat ini pun saya hanya fokus dalam hal bekerja saja untuk kepentingan masyarakat. Bagaimana masyarakat itu programnya bisa dijalankan dan bermanfaat kepada masyarakat. Intinya sudah saya sampaikan," tandasnya.

Saat pemanggilan terhadap Eri Cahyadi berlangsung, sejumlah emak-emak berkerudung merah menggelar aksi di depan Kantor Bawaslu Surabaya. Mereka mengatasnamakan dirinya sebagai Relawan Eri Cahyadi.

Mereka tampak membawa poster dan spanduk berisi tulisan dukungan kepada Eri Cahyadi. Mereka mendatangi Bawaslu Kota Surabaya untuk mengawal Eri Cahyadi yang tengah dimintai keterangan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.