Selasa, 16 Jun 2026 16:09 WIB

Polda Jatim Bongkar Produsen KTP Palsu Diduga untuk Pilkada

Polda Jatim bongkar produsen KTP palsu diduga untuk pilkada
Polda Jatim bongkar produsen KTP palsu diduga untuk pilkada

jatimnow.com - Satgas Praja Semeru Polda Jatim membongkar produsen KTP palsu dan dokumen kependudukan lainnya. KTP dan dokumen palsu itu diduga untuk kepentingan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini di berbagai daerah di Indonesia.

"Satgas praja Semeru berhasil menangkap pelaku pemalsuan KTP, dokumen kependudukan," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan kepada wartawan di mapolda, Jalan A Yani, Surabaya, Senin (17/2/2020).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Pelaku berinisial AS (44) asal Srengat, Blitar ditangkap anggota Satgas Praja Semeru, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dipimpin Kasubdit Jatanras Kompol Oki Ahadian beberapa hari lalu.

Tim satgas menyita blanko akta kelahiran kosong yang diduga palsu, puluhan stempel kantor kelurahan atau desa, stempel dari dinas kependudukan dan catatan sipil dan berbagai barang bukti lain.

"Pelaku melakukan pemalsuan dokumen kependudukan dari level desa atau kelurahan seperti surat KK (kartu keluarga), akta kelahiran, KTP, keterangan domisili," jelas Luki.

Menurut Luki, pelaku AS sudah beroperasi membuat dokumen kependudukan palsu sekitar 7 bulan lalu. Dia memproduksi dokumen palsu sesuai permintaan atau order. Pelaku mematok harga Rp 2 juta untuk paket lengkap dokumen kependudukan mulai dari akta kelahiran, KK, KTP, surat keterangan domisili.

Omzet yang didapat pelaku AS selama beroperasi mencapai sekitar Rp 1 miliar Karena dari 700 blanko yang disediakannya tinggal 200 blanko kosong.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Oki Ahadian membeber barang bukti kasus pemalsuan dokumen kependudukanKasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Oki Ahadian membeber barang bukti kasus pemalsuan dokumen kependudukan

"Hasilnya mirip, cuma yang membedakan di nomor registrasi saja dan barcode-nya milik orang lain," ungkapnya.

Pemesan dokumen kependudukan palsu ini berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Maluku, Lampung dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Contohnya ada orang Sukabumi (Jawa Barat) dibuatkan dokumen palsu domisili di Ngawi (Jawa Timur). Jadi orang ini punya dua identitas," ujar Luki.

Surat keterangan domisili tersebut tertera peruntukannya untuk kepentingan pemilu kepala derah (pilkada).

"Tahun 2020 ada 270 pemilihan kepala daerah se Indonesia. Tidak menutup kemungkinan modus pemalsuan dokumen menjadi marak untuk kepentingan pencoblosan maupun untuk kepentingan persyaratan maju sebagai calon kepala daerah jalur independen," papar Luki.

Meski begitu, Luki belum membeberkan secara detail, karena kasus tersebut terus didalami dan dikembangkan untuk mencari jaringan pelaku hingga pihak-pihak terkait yang memanfaatkan dokumen kependudukan palsu.

"Masih terus kita kembangkan. Nanti Polda Jatim juga berkoordinasi dengan polda-polda lainnya, dengan KPU dengan instansi terkait untuk mencari jaringan pemalsuan dokumen kependudukan," jelasnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R Pitra Ratulangie menambahkan, KTP yang dipalsukan oleh pelaku juga digunakan untuk pembuatan paspor.

"Jadi setelah dibuat ini (KTP palsu) untuk pembuatan paspor asli. Ini akan kita kembangkan berdasarkan alat bukti ini," ungkap Pitra.

Pelaku AS yang sudah ditetapkan tersangka. Dia mengaku membuat KTP maupun dokumen kependudukan palsu berdasarkan pesanan yang ada.

"Ada yang pesan dan saya berinisiatif untuk membuatnya. Kemudian saya buat surat perekaman ini, akta kelahiran sama surat domisili sama surat kartu keluarga," ucap AS.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.