Jumat, 19 Jun 2026 18:07 WIB

Ngaku Debt Collector, Dua Pria ini Sukses Rampas Motor di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 12 Feb 2020 14:24 WIB
Surat dari dua orang mengaku debt collector yang diberikan pada korban
Surat dari dua orang mengaku debt collector yang diberikan pada korban

jatimnow.com - Ahmad Dedy Ardianto (18), asal Kedondong Kidul gang 4, Kecamatan Tegalsari, Surabaya menjadi korban penipuan dan perampasan dua orang pria yang mengaku sebagai debt collector.

Motor Honda Vario hitam bernopol L 4607 QK milik korban dibawa oleh kedua orang tersebut, pada Selasa (11/2/2020) sekitar pukul 18.00 Wib, di Jalan Kombes Pol M Duryat, Tegalsari, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pama korban yang bernama Aryo Al Faqir saat dihubungi jatimnow.com mengatakan jika keponakannya saat itu pulang bekerja dari kawasan Keputih, Surabaya.

"Kemarin itu baru pulang kerja. Lewat jalan M Duryat karena rumahnya di Kedondong. Nah, pas di jalan itu, keponakan saya tiba-tiba dihentikan dua orang yang mengaku sebagai debt collector," kata Aryo, Rabu (12/2/2020).

Setelah korban dihentikan, kedua pria itu membentak-bentak keponakannya dan merampas motornya dengan alasan jika Vario yang dikendarainya menunggak angsuran.

"Kalau menurut cerita keponakan, dua orang yang mengaku debt collector itu mengatakan jika motornya telah menunggak dua bulan. Padahal itu sudah lunas," ujarnya.

Merasa takut, korban pun hanya bisa pasrah dan menuruti permintaan kedua pria tersebut. Korban kemudian dibonceng oleh salah satu pelaku dengan motornya dan dibawa keliling hingga ke Jalan Rajawali Surabaya dan berhenti di depan kantor salah satu leasing.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Di depan kantor FIF itu, keponakan saya disuruh turun. Kemudian diberi kertas yang katanya surat perintah penarikan motor. Ya gimana, mungkin karena saking takutnya akhirnya keponakan saya nurut. STNK juga dikasihkan sama dua orang itu," jelas Aryo.

Setelah motor dan STNK-nya berhasil dikuasai kedua pelaku, korban lantas dinaikkan ojek online dan disuruh pulang.

"Sampai di rumah, keponakan saya terus cerita ke ibunya dan diteruskan ke saya. Keponakan saya lalu nunjukin surat yang dari pelakunya itu. Saya lihat ternyata palsu. Itu penipuan," terangnya.

Saat ditanya apakah sudah membuat laporan ke polisi? Aryo mengaku telah melapor ke Polsek Tegalsari, namun belum diterima. Katanya persyaratan untuk membuat Laporan Polisi (LP) belum lengkap.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Sudah lapor tapi belum diterbitkan LP nya karena katanya harus bawa BPKB. Padahal BPKB nya itu masih di Bank. Ini proses urus, agar bisa buat laporan," tandas Aryo yang tinggal di kawasan Perak Surabaya.

Ia berharap polisi bisa segera mengungkap kasus tersebut, dan motor keponakannya bisa kembali.

"Karena buat kerja mas, kasihan. Mudah-mudahan nanti bisa terungkap," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.