Selasa, 16 Jun 2026 23:31 WIB

Buaya yang Muncul di Sungai Brantas Kota Kediri Diduga Sengaja Dilepas

Petugas gabungan melakukan pemantauan buaya yang muncul di Sungai Brantas Kota Kediri
Petugas gabungan melakukan pemantauan buaya yang muncul di Sungai Brantas Kota Kediri

jatimnow.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur melakukan pengecekan ke Sungai Brantas Kota Kediri, menyusul penampakan buaya. Foto penampakan buaya itu beredar di media sosial.

Petugas BBKSDA Jatim David Fatkhurohman menjelaskan, meskipun belum melihat langsung buaya itu, tetapi berdasarkan foto yang beredar, buaya tersebut diduga jenis buaya muara. Sungai Brantas bukanlah habitat alami buaya tersebut. Ia menduga buaya itu milik seseorang, yang sengaja dilepas.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Bisa jadi itu merupakan lepas liaran dari masyarakat pecinta reptil. Mereka bosan atau takut dengan operasional maupun berproses dengan hukum," tutur David, Jumat (7/2/2020).

Baca juga:  Beredar Foto Buaya Diduga di Sungai Brantas Kota Kediri

Tim gabungan yang melakukan pemantauan di sekitar lokasi masih melakukan upaya untuk memancing agar buaya tersebut keluar. Mereka memasang umpan di beberapa titik. Jika berhasil ditangkap, rencananya buaya tersebut akan dibawa dan dikonservasi.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

"Ini kita masih melakukan upaya pemancingan dengan menaruh umpan di beberapa titik," tambah David.

Untuk sementara, Tim BBKSDA Jatim dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berada di sekitar lokasi penemuan. Diduga, buaya itu muncul di belakang pusat perbelanjaan Ramayana dan belakang Klenteng Tjoe Hwie Kong.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Jika menemukan atau melihat bisa segera melapor untuk dilakukan proses evakuasi," pintanya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.