Minggu, 14 Jun 2026 18:23 WIB

Banjir Bandang di Jember, Ratusan Warga Mengungsi

Warga korban banjir mengungsi di rumah saudaranya di Desa Klungkung, Sukorambi, Jember (ANTARA FOTO/Seno)
Warga korban banjir mengungsi di rumah saudaranya di Desa Klungkung, Sukorambi, Jember (ANTARA FOTO/Seno)

jatimnow.com - Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat ada sekitar 450 orang dari 137 kartu keluarga (KK) yang mengungsi akibat banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (1/2).

Banjir bandang tersebut menerjang Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, karena Sungai Jompo tidak mampu lagi menampung volume air bercampur lumpur dan material lainnya, yang mengalir dari Gunung Argopuro.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Warga yang mengungsi sudah aman. Mereka telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jember, Rudy Danarto, dikonfirmasi Minggu(2/2/2020).

Rudy menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang tersebut. Menurut Rudi, hanya ada satu warga yang luka, dan stu warga lainnya sakit.

"Korban yang mengalami luka robek di tangan kanan sudah dibawa ke Puskesmas Banjarsengon adalah Siddiq (75). Sementara Farhan (4) mengalami demam," ujar Rudy.

Rudy melanjutkan, saat ini tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dibantu relawan tengah melakukan pemulihan pascabanjir. Kesemuanya dibagi menjadi dua tim.

Tim pertama menuju ke Perkebunan Kalijompo untuk melakukan assessment, sementara tim kedua menuju DAM Bromo untuk melakukan pemantauan aliran sungai.

"Kami juga sudah mendistribusikan bantuan logistik untuk mendukung dapur umum bagi pengungsi yang berada di tenda-tenda darurat," ujar Rudy.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subhan Wahyudiono mengungkapkan, penyebab utama terjadinya banjir bandang di Jember, Jawa Timur, adalah kebakaran Gunung Argopuro.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Itu terlihat dari banyaknya material sisa kebakaran hutan, yang terbawa arus banjir bandang tersebut.

"Kemarin kan beberapa gunung di Jatim itu kebakaran. Seperti Ijen, Raung, Argopuro, Semeru, Arjuno. Nah yang sekarang ini akibat kebakaran gunung Argopuro. Makanya ini banjir bandang membawa material bekas kebakaran, sisa-sisa kayak arang gitu," ujar Subhan.

Subhan mengakui adanya jalan yang tertimbun longsoran dari lereng gunung. Jalan tersebut menurutnya adalah jalan yang menghubungkan dua kampung.

Tertimbunnya jalan tersebut membuat masyarakat harus berputar lebih jauh untuk bepergian dari satu kampung ke kampung lainnya.

Terkait jembatan yang dikabarkan roboh, Subhan mengatakan, itu hanya jembatan darurat yang terbuat dari bambu.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Jembatan tersebut menghubungkan perumahan warga dengan pabrik tempat mereka bekerja. Subhan pun menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.